Jayapura, Papua Terbit, - Dalam suasana haru dan penuh syukur, SMK Kesehatan Kota Jayapura menyelenggarakan kegiatan penyerahan siswa Kelas XII kepada orang tua pada hari ini. Acara ini menjadi penanda akhir perjalanan pendidikan tiga tahun para siswa, sekaligus persiapan menjelang pengumuman kelulusan resmi yang dijadwalkan malam ini.

Kepala SMK Negeri Kesehatan Kota Jayapura Jekson Tekier Weya, S.Kep., M.Kes, menyampaikan bahwa dari total 73 siswa Kelas XII, pihak sekolah menyerahkan 71 siswa kepada orang tua mereka. "Ada 2 siswa yang tidak memenuhi syarat kelulusan, sehingga 71 anak-anak kita yang siap melanjutkan langkah berikutnya," ujarnya. Penyerahan dilakukan secara simbolis dengan penandatanganan berkas dan doa bersama, melibatkan seluruh orang tua dan guru pembimbing.

SMK Kesehatan Kota Jayapura, sebagai salah satu sekolah kejuruan unggulan di bidang kesehatan di wilayah Papua, telah membekali siswa dengan keterampilan praktis seperti keperawatan, farmasi dasar, dan manajemen kesehatan masyarakat. Selama tiga tahun, siswa menjalani Kurikulum Merdeka yang menekankan Praktik Kerja Lapangan (PKL), uji kompetensi, dan Ujian Sekolah (US) untuk memastikan kompetensi lulusan siap kerja.

Pengumuman kelulusan akan disiarkan secara online pukul 18.00 WIT melalui platform Line yang disiapkan Dinas Pendidikan Kota Jayapura atas arahan Wali Kota Jayapura. "Orang tua dan siswa cukup akses link resmi jam 6 sore nanti. Tingkat kelulusan mencapai 98%, prestasi yang patut dibanggakan," tambah Kepala Sekolah. Dari 74 siswa, hanya tiga yang tidak lulus dengan alasan spesifik: satu siswa pindah sekolah, serta dua lainnya tidak mengikuti PKL, uji kompetensi, maupun Ujian Sekolah hingga batas waktu.

Kasus tidak lulus ini menjadi pelajaran berharga bagi generasi mendatang. "Siswa yang bersangkutan tidak hadir dalam proses pembelajaran kunci seperti PKL dan uji kompetensi, bahkan Ujian Sekolah kemarin. Ini menegaskan pentingnya disiplin dan komitmen penuh," jelas Guru BK sekolah. Meski demikian, sekolah tetap membuka pintu pembinaan bagi siswa yang ingin memperbaiki prestasi di periode berikutnya.

Lulusan SMK Kesehatan diharapkan mengisi kekurangan tenaga kesehatan di Kota dan Kabupaten Jayapura. Banyak alumni kini bekerja di puskesmas, rumah sakit swasta, atau melanjutkan studi ke politeknik kesehatan. "Kami bangga siswa kami siap berkontribusi langsung bagi masyarakat Papua, terutama di tengah tantangan kesehatan pasca-pandemi," kata Kepala Sekolah.

Acara penyerahan ini juga dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Kota Jayapura, yang menyerahkan plakat apresiasi atas prestasi sekolah. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah, meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak.

SMK Kesehatan Kota Jayapura terus berkomitmen mencetak generasi kesehatan Papua yang tangguh dan berhati nurani, mendukung visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Alex)