Jayapura,Papua Terbit,- Paroki Expo 2026 yang digelar oleh Keuskupan Jayapura selama tiga hari resmi ditutup pada Sabtu malam, 10 Januari 2026 di SMA YPPK Teruna Dharma Kotaraja, Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Penutupan berlangsung meriah dan penuh antusiasme penonton khususnya orang muda, melalui penampilan group penyanyi lokal Papua yang tengah hits di Jayapura dan sekitarnya, Anadok.
Meski sempat diguyur gerimis, ribuan pengunjung tetap bertahan hingga akhir acara. Group Musik Anadok tampil membawakan empat lagu yang sukses menghipnotis penonton dan menciptakan suasana penuh semangat serta kebersamaan.
Ketua Gema Sinode, Petrus Baktiar mengatakan menyampaikan terima kasih kepada partisipasi tenan UMKM dan pihak sponsor,di harapkan ivent berikut paroki ekspo 2026 akan menjadi ivent tahunan,karena campur tangan Tuhan dan kerja kerja tim.
"Tim gema sinode meminta maaf jika ada kekurangan dan kelemahan,kita sudah bekerja baik dan maksimal ,Kita akan evaluasi dari tahun ke tahun akan lebih baik lagi,"terangnya
Menurut Baktiar, keberhasilan acara paroki ekspo 2026 tidak lepas dari besarnya antusiasme orang muda Papua terhadap figur-figur inspiratif di bidang seni dan kreativitas.
“Yang berjalan hari ini luar biasa karena fenomena orang muda di Papua. Anadok tampil sangat maksimal. Walaupun sempat gerimis, anak-anak tidak bubar. Empat lagu yang dibawakan benar-benar membuat mereka terhipnotis,” ujar Baktiar.
Ia menegaskan, Paroki Expo 2026 yang telah berlangsung sejak 8 Januari itu telah menjadi momentum penting untuk terus memberi ruang dan dukungan bagi talenta muda Papua agar dapat berkembang lebih jauh.
“Ini menjadi motivasi bagi kami ke depan untuk terus menyiapkan momen-momen bagi talenta muda. Tentu mereka juga perlu didorong oleh figur-figur yang sudah sukses agar bisa terus berkarya, bahkan menembus tingkat nasional hingga internasional,” sebut Baktiar.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya kegiatan Paroki Expo Tahun 2026.
“Terima kasih untuk semua pihak yang sudah berpartisipasi. Event ini berjalan sukses dan menjadi sesuatu yang spesial. Kami berharap ke depan dukungan seperti ini terus ada untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya,” tambahnya.
Sementara itu, Mewakili Anadok, Slick Dogg menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia Paroki Expo Tahun 2026 tersebut yang telah melibatkan mereka sebagai pengisi utama acara.
“Kami mengucapkan terima kasih karena sudah dilibatkan sebagai talent lokal di Kota Jayapura. Ke depan, kami berharap bisa terus membangun kerja sama dengan Ketua Panitia dan seluruh tim yang telah memberikan banyak kontribusi hingga acara ini bisa terlaksana dengan baik,” ungkap pria dengan nama lengkap Yorvalmos Karelau ini.
Sebelumnya, Ketua Dewan Paroki Kristus Juruslamat Kotaraja, Agus Hartopo menyebutkan bahwa ivent itu sendiri telah menjadi momentum menyongsong Sinode pada Bulan Februari 2026 mendatang.
Menurutnya, gelaran Paroki Expo 2026 resmi berakhir dengan penuh keceriaan dan rasa syukur. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Tim Gema Sinode dan tim sound system yang telah bekerja keras menyukseskan acara meskipun dengan keterbatasan yang ada.
Tambah Agus, semangat kebersamaan mewarnai suasana penutupan yang terasa hangat dengan kehadiran berbagai stad tenan, yang menjajakan produk kuliner dan usaha kreatif.
“Mudah-mudahan di tahun mendatang kita akan ketemu lagi dengan singkong-singkong dan jagung bakarnya,” ujar Agus.
Selain itu, pihak paroki juga menyampaikan terima kasih kepada personel Brimob yang telah setia membantu menyediakan kebutuhan air minum bagi para pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Agus menekankan bahwa refleksi dari kegiatan-kegiatan sebelumnya memiliki arti mendalam bagi kesiapan umat menyambut Sinode tersebut.
Acara ditutup secara simbolis dengan ajakan kepada ketua tim dan panitia untuk naik ke atas panggung guna mengakhiri kegiatan secara bersama-sama. Dengan berakhirnya kegiatan ini, dsemangat kolaborasi dan persaudaraan antarumat terus terjaga menuju puncak kegiatan Sinode di bulan Februari.
“Pelaksanaan Paroki Expo ini bukan sekadar pameran, melainkan bagian dari rangkaian perjalanan spiritual umat. Sebelumnya, telah dilaksanakan berbagai kegiatan seperti perarakan Salib San Damiano serta keterlibatan aktif dari berbagai Komunitas Basis (Kombas),” ungkap dia
Paroki Expo Tahun 2026 ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian menyambut Sinode Keuskupan Jayapura yang akan berlangsung pada tanggal 2 hingga 8 Februari 2026.
Dalam Paroki Ekpo 2016 ini menghadirkan berbagai stand pameran, mulai dari kuliner, kopi, hingga produk kreatif umat paroki. Beberapa tenan yang hadir di antaranya Sagu Chips Anggie, Bakso, Angel Cake, WKRI, dan Gemoi Coin. Tidak ketinggalan, OMK Sentani dan Koya Barat yang berlokasi di depan SMA Katadha turut memeriahkan suasana dengan menyajikan jagung bakar, singkong, dan pisang goreng.
Selain pameran, kegiatan ini juga mengusung tema pengurangan sampah plastik sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sehingga, Panitia mendorong penggunaan wadah ramah lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Selain penampilan Anadok, malam puncak Paroki Expo 2026 ini dimeriahkan oleh hiburan stand-up comedy, serta pertunjukan talenta Orang Muda Katolik dengan tiket masuk hanya Rp10 ribu.
kegiatan ini di tutup dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai dan tenan UMKM Epen)




0 Komentar