Catat Sejarah Baru, Universitas 10 Nopember Papua Luluskan Sarjana Hukum Perdana

 


Jayapura, Papua Terbit,-Universitas Sepuluh Nopember Papua mencatat tonggak sejarah baru dengan meluluskan sarjana hukum perdana melalui pergelaran yudisium yang digelar Kamis (23/4/2026). 

Sebanyak 20 mahasiswa dari tiga program studi resmi diyudisium, dengan rincian 9 orang dari Program Studi Hukum, 3 orang dari Informatika, dan 8 orang dari Sistem Informasi.

Khusus bagi 9 mahasiswa Program Studi Hukum, momen ini menjadi istimewa karena mereka resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H) berdasarkan Surat Keputusan Rektor. Mereka merupakan lulusan angkatan pertama program studi tersebut setelah menempuh pendidikan selama kurang lebih tiga tahun setengah.

Ketua Program Studi Hukum, Tarsisius Hantang, menjelaskan bahwa para lulusan ini berasal dari berbagai latar belakang, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dari Kabupaten Sarmi serta mahasiswa dari Kota Jayapura. 

Sehingga dari total 30 mahasiswa yang terdaftar sejak tahun 2022, baru 9 orang yang memenuhi syarat untuk mengikuti yudisium kali ini, sementara sisanya dijadwalkan menyusul pada November mendatang.

"Ini adalah lulusan pertama kami, sebuah kebanggaan sekaligus awal dari kontribusi nyata universitas dalam mencetak sarjana hukum di Tanah Papua,"  ujarnya Jumat (24/4/2026).

Dosen Prodi Hukum Universitas Sepuluh Nopember foto bersama dengan peserta Yudisium, Kamis (24/4/2026)

Tarsisius juga mengajak masyarakat Papua untuk memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan di Universitas Sepuluh Nopember Papua. Pendaftaran mahasiswa baru masih dibuka hingga Agustus, dengan berbagai program beasiswa penuh hingga lulus, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Saat ini, universitas tersebut memiliki lima program studi, yakni Hukum (akreditasi Baik), Teknik Informatika (Baik Sekali), Manajemen (Baik Sekali), Sistem Informasi (Baik), serta Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (Baik). Khusus Program Studi Hukum, tersedia pilihan kelas pagi dan kelas karyawan.

Dalam pesannya kepada para lulusan, Tarsisius menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmu hukum dengan menjunjung tinggi nilai keadilan.

"Saya berharap para lulusan dapat menggunakan pengetahuan hukum dengan berpedoman pada nilai-nilai keadilan masyarakat, serta menjadi teladan dalam berperilaku hukum di tengah masyarakat," tegasnya.

Yudisium ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga penanda awal kontribusi nyata Universitas Sepuluh Nopember Papua dalam mencetak sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang hukum, demi pembangunan Papua ke depan. "Kami akan terus mendorong menciptakan generasi papua melalui pendidikan yang yang baik," pungkasnya (Redaksi)

Posting Komentar

0 Komentar