32 Rumah Sakit Dibangun di Tanah Papua, Ini Yang Diharapkan Senator Arianto Kogoya

 


Jayapura, Papua Terbit,-Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI berencana membangun puluhan rumah sakit di berbagai wilayah Indonesia pada tahun 2026. Khusus untuk Tanah Papua, sebanyak 23 hingga 32 rumah sakit direncanakan akan dibangun, termasuk enam unit di Provinsi Papua Pegunungan.

Menanggapi wacana tersebut, Senator Papua Pegunungan, Arianto Kogoya, menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana pembangunan rumah sakit tipe C lengkap di wilayah Papua Pegunungan.

"Kami sebagai anggota DPD dari Daerah Pemilihan Papua Pegunungan menyambut baik rencana Kementerian Kesehatan membangun rumah sakit tipe C lengkap di Papua Pegunungan," ujarnya, Selasa (24/2/2026)

Menurut Arianto, pihaknya telah menerima data dari Kementerian Kesehatan bahwa dari total rumah sakit yang akan dibangun di Tanah Papua, enam di antaranya akan berdiri di Papua Pegunungan. Kabupaten yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan yakni Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Nduga, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, dan Yalimo.

Ia menyebut pembangunan tersebut merupakan bagian dari misi Asta Cita Presiden Prabowo di bidang kesehatan yang dilaksanakan langsung oleh Kementerian Kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.

Arianto berharap pembangunan rumah sakit tersebut benar-benar direalisasikan dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya dukungan fasilitas memadai serta ketersediaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, termasuk tenaga medis dan dokter spesialis yang lengkap.

"Sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke kota besar untuk mendapatkan layanan kesehatan. Cukup datang ke ibu kota kabupaten masing-masing," katanya.

Lebih lanjut, Arianto meminta pemerintah daerah di seluruh Tanah Papua turut mendukung program tersebut dengan menyiapkan tenaga kerja kesehatan, baik dokter maupun perawat, guna menunjang operasional rumah sakit yang akan dibangun.

Ia juga mengimbau para dokter asal Papua yang saat ini masih bertugas di luar daerah agar melihat peluang untuk kembali mengabdi di Tanah Papua demi mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

"Memang masalah kesehatan di Tanah Papua, terutama wilayah pegunungan, masih membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk pemerintah pusat maupun daerah. Karena ini daerah otonomi, pembangunannya perlu didorong bersama," tegasnya.

Sebagai anggota DPD RI, Arianto menegaskan pihaknya akan terus mendorong percepatan pembangunan di Papua, khususnya Papua Pegunungan, terutama di sektor kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang layak dan berkualitas.

"Kami berharap rencana ini segera direalisasikan sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Tanah Papua, khususnya Papua Pegunungan," pungkasnya. (Redaksi)

Posting Komentar

0 Komentar