Jayapura, Papua Terbit,- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organda Provinsi Papua menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-X periode 2026–2031 guna meningkatkan pelayanan dan transportasi darat di pemerintahan provinsi,kota dan kabupaten.
Dalam pemilihan kepengurusan yang baru Musda ke -X dibuka secara resmi oleh Plt. Sekjen DPP Organda Papua Kurnia Lesani Adnan
Plt. Sekjen DPP Organda Papua Kurnia Lesani Adnan dalam sambutannya menyampaikan
kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pergantian kepengurusan, tetapi juga forum strategis untuk mengkaji berbagai persoalan yang dihadapi sektor angkutan darat serta menetapkan prioritas program kerja organisasi.
“Musda harus menjadi sarana membahas hal-hal penting bagi organisasi guna meningkatkan profesionalisme, melakukan evaluasi program kerja, serta menyatukan visi dan misi seluruh jajaran,” ujar Kurnia.
Selain itu, ia juga menyinggung dinamika angkutan sewa khusus atau transportasi online yang masih memerlukan penyesuaian regulasi agar tercipta kesetaraan bagi seluruh pelaku usaha angkutan.
Ia berharap jajaran pengurus Organda di Papua dapat menjadikan Musda ini sebagai momentum untuk merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan tersebut, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat.
Musda kali ini juga akan memilih kepengurusan DPD Organda Provinsi Papua periode 2026–2031. Kurnia menyebut, calon pemimpin Organda ke depan diharapkan memiliki pengalaman organisasi, memahami persoalan anggota, mampu meluangkan waktu untuk memimpin, serta memiliki visi memajukan usaha jasa angkutan, baik dari sisi permodalan maupun sumber daya manusia.
“Yang paling penting, kepemimpinan ke depan harus mampu menjawab tantangan khas Papua serta memperkuat peran Organda sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang aman, tertib, lancar, dan terjangkau,” katanya.
Tak lupa ia menyampaikan apresiasi kepada Iwan Siswanto dan jajaran pengurus DPD Organda Papua periode sebelumnya atas kerja sama yang telah terjalin, termasuk dengan mitra seperti Jasa Raharja. Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat di masa mendatang.
Musda X Organda Papua diharapkan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi anggota serta masyarakat pengguna jasa transportasi darat di Papua.
Sementara itu, mewakil Gubernur Papua melalui staff ahli Bidang kemasyarakatan dan pengembangan SDM provinsi Papua,Orgenes Kambuaya dalam sambutan menyampaikan
Menurut Orgenes, Musda merupakan forum strategis organisasi untuk melakukan konsolidasi, evaluasi kinerja, serta merumuskan arah kebijakan dan program kerja ke depan, khususnya dalam penyelenggaraan angkutan jalan di Papua.
Ia menegaskan, angkutan jalan bukan sekadar sarana mobilitas, tetapi menjadi urat nadi penggerak perekonomian, distribusi logistik, pelayanan publik, serta penghubung antar pusat pertumbuhan wilayah.
Menurutnya, sektor transportasi darat memiliki kontribusi nyata dalam mendukung misi pembangunan daerah.
Pertama, tata kelola pemerintahan yang responsif dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan transportasi darat yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Kedua, peningkatan SDM Papua yang unggul dan inklusif didukung melalui pembinaan, peningkatan kompetensi, serta profesionalisme pelaku usaha dan pengemudi angkutan.
Ketiga, pemantapan keamanan dan kedamaian yang harmonis membutuhkan sistem transportasi yang aman, berkeselamatan, dan berkeadilan.
Keempat, penguatan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal sangat bergantung pada kelancaran distribusi barang dan jasa melalui angkutan jalan.
Kelima, percepatan pembangunan daerah tertinggal memerlukan dukungan konektivitas dan akses transportasi darat yang memadai.
Orgenes berharap Musda ini mampu menghasilkan kepengurusan yang solid, program kerja yang adaptif dan berorientasi pada keselamatan serta pelayanan publik, serta rekomendasi kebijakan yang konstrif guna memperkuat sistem transportasi darat di Papua.(Epen)



0 Komentar