Jayapura, Papua Terbit,-PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Papua sukses menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan Bidang Transmisi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kelistrikan.
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi dan berlangsung secara offline di Jayapura pada bulan Februari 2026, bertempat di Gardu Induk Skyline.
Sebanyak 24 peserta dari tiga unit site UP3 di Papua turut ambil bagian, yang terdiri dari operator gardu induk serta personel pemeliharaan gardu dan transmisi.
Manager PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Papua, Amri Nugroho menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan syarat penting bagi setiap tenaga teknik. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengakuan formal atas kemampuan dan keterampilan petugas, sekaligus meningkatkan kualitas kerja yang profesional, sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Dirinya menjelaskan, Proses uji kompetensi dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu uji tertulis, uji praktik, dan uji wawancara. Pada sesi praktik, peserta dibagi ke dalam delapan kelompok untuk melakukan simulasi pengoperasian gardu induk, pemantauan visual di switchyard, hingga inspeksi level satu di lapangan.
" Selain itu, peserta juga mengikuti praktik Climb Up Inspection (CUI) untuk level dua dan tiga, dengan metode pengujian yang beragam guna mengasah keterampilan teknis secara langsung di lapangan." jelasnya
Setelah menyelesaikan seluruh tahapan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara dan pemberian umpan balik dari tim penguji. Evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta motivasi peserta agar dapat terus mengembangkan kompetensi di unit kerja masing-masing.
Di akhir kegiatan, tim penguji menyampaikan hasil evaluasi dan menyatakan bahwa seluruh peserta yang mengikuti sertifikasi dinyatakan kompeten.
Amri Nugroho menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. " Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan secara optimal guna mendukung keandalan sistem ketenagalistrikan di Papua." tutupnya(TFP)

0 Komentar