Skor 3 -1 Kemenangan Persipura, Pelatih PSIS Semarang, Mohon Maaf Kepada Pendukung Laskar Mahesa Jenar

Sentani, Papua Terbit,-PSIS Semarang harus menelan pil pahit di kandang Persipura Jayapura dalam laga pekan ke 25 Championship Penggadaian putaran ke 3 pada Sabtu, 18 April 2026 yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe Kampung Harapan Kabupaten Jayapura. 

Awal babak pertama permainan berlangsung dramatis,dengan kedua tim saling menyerang namun tim tuan rumah lebih mendominasi permainan,tetapi peluang Persipura baru membuahkan hasil di tambahan waktu babak pertama ketika Kelly Sroyer melepaskan tendangan yang mengejutkan dari luar kotak penalti yang berhasil menaklukkan kiper PSIS, membawa Persipura unggul 1-0.

Memasuki babak kedua Persipura kembali menambah pundi-pundi golnya, melalui kaki Reno Salampessy di menit ke 72, skor berubah menjadi 2 - 0. PSIS Semarang berusaha mengejar ketertinggalannya itu, di tambahan menit babak kedua Alberto Goncalves mencetak satu gol, skor berubah menjadi 2 - 1, Persipura masih unggul. 

Tambahan menit babak kedua masih berlangsung, serangan berbahaya dari Persipura di kotak penalti digagalkan dengan pelanggaran oleh pemain PSIS Semarang, wasit memberikan hadiah penalti kepada Persipura, akhirnya Viktor Mansaray berhasil menjebol gawang PSIS Semarang melalui hadiah penalti, menambah keunggulan untuk Persipura, skor menjadi 3 - 1 hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. 

Atas kekalahan itu, Anang Dwi Pelatih PSIS Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung Laskar Mahesa Jenar di Semarang maupun dimana saja berada, walaupun semua pemain PSIS Semarang telah bekerja keras untuk memenangkan pertandingan itu, namun hasilnya mengecewakan. 

" Kami sudah berjuang semaksimal mungkin. Hasil ini mungkin sangat mengecewakan bagi kami dan bagi supporter yang sudah menunggu di Semarang. Kami mohon maaf, kami akan coba perbaiki kedepannya " tutur Anang Dwi Pelatih PSIS Semarang. 

Anang Dwi juga mengatakan, yang terpenting pemain sudah memberikan yang terbaik, dan mereka akan belajar untuk pertandingan berikutnya tentang kekalahan di kandang Persipura itu. 

Ia juga mengakui permainan yang agresif, intensitas yang tinggi pemain PSIS Semarang harusnya lebih sabar lagi meredam serangan dari Persipura " Anak-anak lebih terlena mungkin. Jadi di menit-menit akhir bapak pertama kita kecolongan " ucap Anang Dwi. 

Kembali lagi Anang Dwi menyampaikan permohonan maaf bagi semua suporter yang ada di Semarang, Ia akan mengevaluasi kekalahan itu untuk tampil lebih baik lagi di pertandingan berikutnya.( DD)

Posting Komentar

0 Komentar