Jayapura, Papua Terbit,- Barisan Merah Putih (BMP) Republik Indonesia Papua memperingati Dies Natalis ke-17 di Markas Besar BMP RI, Jalan Raya Sentani, Kota Jayapura. Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga ideologi Pancasila, serta meningkatkan peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).berlangsung di Markas besar BMP RI Papua,Jumat(16/10/26)
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih (BMP) Republik Indonesia adalah Max Abner Ohee mengatakan BMP terus mengembangkan organisasi dengan membentuk kepengurusan di enam provinsi di Tanah Papua serta sejumlah kabupaten dan kota.
Menurut Max, BMP berkomitmen membina generasi muda agar memiliki semangat nasionalisme dan berperan aktif dalam menjaga persatuan serta keutuhan NKRI.
Organisasi tersebut mengusung slogan “NKRI Harga Mati” dan moto “Bersatu untuk Keutuhan NKRI” sebagai landasan perjuangannya.
Dalam perjalanan organisasi, BMP juga mencatat perjuangan terkait keterwakilan orang asli Papua (OAP) di lembaga legislatif melalui Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2009. Organisasi ini kemudian mendaftarkan akta pendiriannya secara resmi pada 16 Oktober 2009 silam
Max menjelaskan, BMP berupaya menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program pembangunan, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota.
BMP juga mendorong kerja sama dengan masyarakat adat, paguyuban, OKP dan berbagai komponen masyarakat untuk mendukung pembangunan serta menjaga persatuan di Tanah Papua.
Selain bergerak dalam bidang organisasi dan kebangsaan, BMP turut menjalankan program bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako sebagai bentuk kasih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Max menyebutkan, BMP melalui Sekjen telah menyalurkan lebih dari 5.000 lebih paket sembako di tahun 2026 melalui kegiatan sosial yang dilaksanakan serentak di enam(6) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh daerah DOB (Daerah Otonom Baru) Se-tanah Papua.
Selain itu, Organisasi BMP juga memberikan perhatian terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dengan mendorong pendataan serta dukungan pemerintah bagi pelaku usaha.
Menurutnya, perhatian terhadap UMKM dan kegiatan sosial merupakan bagian dari upaya BMP untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP BMP RI, Ali Kabiay, menyampaikan fokus utama organisasinya adalah bekerja untuk masyarakat.
BMP merencanakan konsolidasi nasional untuk melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD)BMP-RI di seluruh provinsi di Indonesia sebelum 2028.
“Kita akan melakukan rapat konsolidasi untuk melantik organisasi DPD BMP RI di seluruh Republik Indonesia. Jadi kita rencana sebelum 2028 kami sudah melantik seluruh DPD di provinsi yang ada di seluruh Indonesia,” kata Ali.Melalui peringatan Dies Natalis ke-17, BMP berharap dapat terus memperkuat organisasi, meningkatkan kegiatan sosial, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI di Tanah Papua.
Ali menjelaskan organisasi BMP Papua Berbeda dari organisasi lain pada umumnya memiliki Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di luar tanah Papua, BMP memiliki Dewan Pimpinan Pusat yang berkedudukan langsung di Kota Jayapura, Papua, merupakan nilai historis penting bagi organisasi.
"Keunikan nilai historis organisasi ini karena DPP-nya berkedudukan di Tanah Papua, berbeda dengan kebanyakan organisasi lain memiliki DPP yang berpusat di luar Papua,"terangnya
Pada momentum Dies Natalis ke-17, Ali mengajak generasi muda agar tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks dan tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.
“Kami berharap generasi muda hindari berita hoax.Mari kita bersama -sama menjaga persatuan dan kesatuan antar sesama anak bangsa dan suku karena membangun perbedaan adalah hal yang tidak mudah tetapi persatuan NKRI adalah hal yang abadi,"harapnya
BMP merupakan organisasi independen dan tidak berafiliasi dengan lembaga politik mana pun.
Ia menghimbau kepada generasi muda dan masyarakat umum bahwa BMP papua membuka peluang untuk bergabung dalam organisasi tersebut.
Sementara itu, pemerintah Provinsi Papua melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua, Elpius Hugi, mendorong BMP RI untuk memperkuat program pendidikan kebangsaan, kepemimpinan pemuda, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung pada masyarakat.
Lanjutnya, BMP RI terus menjadi organisasi yang inklusif, menjunjung tinggi toleransi serta mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Papua yang damai, bersatu dan bermartabat.
Ia berharap,semoga momentum ini semakin memperkuat semangat pengabdian, mempererat persaudaraan dan meningkatkan kontribusi organisasi bagi masyarakat, bangsa dan NKRI.(Epen)



0 Komentar