Jayapura, Papua Terbit,-Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 98 tahun Forum Komunikasi Pemuda Nusantara (FKPN) Kota Jayapura mendeklarasikan komitmen bersama menjaga persatuan, dan perdamaian di Tanah Papua khususnya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura agar tetap menjadi rumah besar yang mencerminkan miniatur Nusantara dari Sabang sampai Merauke.
Hal ini di sampaikan Ketua Formatur FKPN, Albert Modouw, usai penandatanganan komitmen Forum Komunikasi Pemuda Nusantara (FKPN) dalam Temu Akbar Pemuda di Taman Budaya Papua Expo, Waena, Kota Jayapura, Rabu (28/10/2026).
Ketua Formatur FKPN, Albert Modouw, mengatakan berdirinya Forum Komunikasi Pemuda Nusantara dilatarbelakangi masih kurangnya komunikasi antarpemuda dalam menyikapi berbagai persoalan sosial di Tanah Papua khususnya kota Jayapura
"Hari ini sebanyak 100 paguyuban pemuda yang tergabung menyatakan sikap untuk menjaga persatuan,kesatuan dan perdamaian tanah Papua dan meminimalisir konflik horizontal dan Isu Suku Agama,Ras dan Antar Golongan(SARA)"ujarnya
Menurutnya, konflik horizontal serta isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) berpotensi memicu perpecahan apabila tidak disikapi melalui komunikasi, dialog, dan kebersamaan.
Karena itu, FKPN dibentuk sebagai wadah pemersatu pemuda-pemudi untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, serta mencegah berkembangnya berbagai persoalan yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat.
"Tujuan utama pembentukan forum ini adalah meminimalisir konflik horizontal dan mencegah berkembangnya isu-isu yang dapat memecah belah persatuan di antara sesama pemuda dan masyarakat di Tanah Papua,” kata Albert.
Ia berharap FKPN menjadi wadah bagi pemuda lintas paguyuban untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, dan bersama-sama menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Papua.
Sementara itu, Ketua Steering Committee FKPN, Gifli Buiney, mengatakan sebanyak 100 paguyuban pemuda telah terdata dalam deklarasi tersebut.
"Kita sebenarnya masih dihubungi oleh banyak pemuda paguyuban tapi kita batasi dulu,kita hari ini bentuk organisasi setelah itu akan bentuk struktur organisasi,kami juga sudah punya sekretariat di perumnas 1 (satu)Waena"ucapnya
Menurut Gifli, masih terdapat paguyuban lain yang menyampaikan keinginan untuk bergabung. Karena itu, FKPN akan membuka ruang konsolidasi lanjutan agar lebih banyak kelompok pemuda dapat terakomodasi.
Ia menjelaskan, FKPN berkedudukan di Kota Jayapura, ibu kota Provinsi Papua. Organisasi ini diharapkan mampu menyatukan pemuda dari berbagai daerah agar dapat berkontribusi bagi pembangunan Kota Jayapura, Provinsi Papua, serta Indonesia secara luas.
Gifli juga menilai pentingnya wadah bersama bagi pemuda yang selama ini bergerak melalui paguyuban masing-masing. Melalui FKPN, komunikasi dan koordinasi diharapkan menjadi lebih terarah dalam menyikapi dinamika sosial di Kota Jayapura.
Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, memberikan apresiasi sekaligus pesan penting terkait lahirnya Forum Komunikasi Pemuda Nusantara (FKPN) yang dideklarasikan di Kawasan Expo, Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Rabu
Hadir mewakili Bupati Jayapura yang sedang berhalangan, Haris menyambut baik terbentuknya wadah tersebut sekaligus menegaskan bahwa pemuda merupakan aset paling berharga bagi bangsa.
“Pemuda ini adalah aset. Pemuda ini aset! Oleh karena itu, pemuda ini harus dihimpun dengan baik, dibina dengan baik. Maka, butuh orang-orang yang berkualitas untuk menjaga pemuda ini,” ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi kegiatan.
Haris juga mengingatkan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan masa sebelumnya. Ia menyoroti dua ancaman utama yang harus diwaspadai: penyalahgunaan media sosial dan kemajuan teknologi Kecerdasan Buatan atau AI.(Epen)



0 Komentar