Jayapura,Papua Terbit, -Festival Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digelar Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) resmi ditutup setelah berlangsung selama lima hari di Gedung Dekranasda, Entrop.
Asisten II Setda Kota Jayapura, Widhi Hartanti, mengatakan festival ini bertujuan mempromosikan produk lokal sekaligus meningkatkan penghasilan pelaku usaha.
"Antusias masyarakat sangat tinggi selama lima hari sudah terbukti membuahkan hasil peredaran uang sebesar 375 juta, dengan kunjungan masyarakat dan partisipasi dari pelaku usaha semakin maju dan bervariasi dagangannya.
Pemerintah kota jayapura berharap pengusaha kecil menengah lebih produktif lagi dan meningkatkan variasi jumlah dagangannya untuk menambah daya beli masyarakat.Dikatakan, pemerintah tidak hanya menghadirkan festival, tetapi juga memberikan pelatihan, mulai dari peningkatan kualitas kuliner, pengemasan produk, hingga dukungan sarana dan prasarana. Langkah ini diharapkan mampu membuat IKM-UMKM lebih produktif dan meningkatkan daya saing.
Kepala Bidang Disperindagkop Kota Jayapura, Achmad Saichul, menuturkan pihaknya telah membina sekitar 400 pelaku IKM dan 3.000 unit usaha industri menengah ke atas melalui program berjenjang sejak 2017 hingga 2025. Setiap fasilitator mendampingi rata-rata 25 IKM untuk memastikan pendampingan berjalan optimal.
"Selama lima hari pelaksanaan, rata-rata pendapatan pelaku usaha mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta per hari. Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi, sehingga produk yang ditawarkan semakin bervariasi,dari 45 tenda IKM-UMKM dan 16 tenant yang berpartisipasi, tercatat perputaran uang mencapai Rp375 juta,"ujar Achma
Menurutnya, produk unggulan yang ditampilkan dalam festival meliputi noken, kuliner khas Papua, tifa, serta batik Portumbay Srobu bermotif matahari. Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas SDM pelaku usaha lokal.
Festival IKM berikutnya dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua September 2025 di Lapangan Karang PTC, Jayapura.(Epen Ketaren)
0 Komentar