Jayapura, Papua Terbit,- Pemerintah Kota Jayapura meresmikan pasar murah subsidi guna menjaga stabilitas harga bahan pokok yang melonjak naik selama Ramadan dan idulfitri dengan menggelar pasar murah subsidi yang di dukung oleh mitra strategis dengan melibatkan unsur Forkopimda, distributor, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serta Perum Bulog.
Kepala Bappeda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi.dalam sambutannya,bahwa pelaksanaan pasar murah bersubsidi di bawah 35 persen akan di lakukan selama 48 hari berjalan tahun 2026
"Subsidi Harganya yang terjual berada di bawah 35 persen lebih rendah dari harga pasar," ujarnya
Lanjutnya pasar murah merupakan kelanjutan program yang telah berjalan sejak 2023 dan pada tahun 2026 ini akan dilakukan sebanyak 48 kali.
"Inilah daftar harga stok pasar murah selama Ramadan dan idulfitri
"Komoditas, Kuantitas / Stok Harga Subsidi oleh Instansi dan Penanggung Jawab
Untuk Paket Sembako (Beras premium 5kg, Gula premium 1kg, Minyak Goreng premium1L) stok pasar murah sebanyak 150 - 200 paket Rp 75.000 / paket di siapkan oleh Dinas Perindagkop & UKM
Ikan Ekor Kunin stok 50 kgRp 20.000 / kg di siapkan oleh Dinas Perikanan
Ikan Cakalang 50 kg Rp 15.000 / kg Dinas Perikanan
Ikan Tongkol 20 kg Rp 40.000 / kg Dinas Perikanan
Udang 10 kg Rp 80.000 / kg Dinas Perikanan
Telur Ayam Lokal 130 - 150 rak Rp 50.000 rak oleh Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian
Daging Ayam Lokal 50 - 100 kg Rp 35.000 / kg oleh Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian
Cabai 57 kg Rp 90.000 / kg Dinas Ketahanan Pangan
Tomat 42 kg Rp 10.000 / kg Dinas Ketahanan Pangan dan pertanahan
Bawang Merah 42 kg Rp 35.000 / kg Dinas Ketahanan Pangan
Bawang Putih 50 kg Rp 35.000 / kg oleh Dinas Ketahanan Pangan,"ungkapnya
Robby menyampaikan mitra strategis eksternal turut mendukung program pasar murah subsidi tahun 2026 Seperti Bulog berperan menyediakan beras, SPHP dan Minyakita, Aprindo (Asosiasi Ritel Indonesia): Menyediakan berbagai perlengkapan rumah tangga.Bank Indonesia: Mendukung fasilitas sarana prasarana rumah tangga seperti tenda, kursi, dan meja.
Pemerintah Kota Jayapura berharap pasar murah dapat menekan gejolak harga, terutama pada komoditas pangan strategis yang rentan mengalami fluktuasi.
Secara teknis, pelaksanaan program melibatkan kolaborasi lintas OPD, yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perindagkop dan UKM, serta Dinas Perikanan dengan menggunakan alokasi anggaran pendapatan belanja daerah 2026.dan menggunakan anggaran yang bersumber dari Otonomi Khusus (Otsus)
Robby berharap pasar murah bersubsidi pelaksanaan rutin di setiap kelurahan, program ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas inflasi daerah, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Jayapura (Epen)


0 Komentar