Bukit Khambu Gersang dan Rawan Bencana, 1.300 Bibit Pohon Ditanam di Waena,Soroti Minimnya Pengawasan

 


Jayapura, Papua Terbit,- Kawasan Bukit Khambu, Waena, Kota Jayapura yang dikenal sebagai daerah resapan air kini mengalami kondisi gersang dan berpotensi memicu bencana longsor maupun banjir. Menyikapi hal tersebut, Komunitas Khambu (Khambu Hill Comnunity)bersama berbagai pihak melakukan aksi penanaman 1.300 bibit pohon, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan komunitas pecinta alam, BBKSDA Papua, Kementerian Kehutanan, Rumah Bakau Jayapura, relawan Rumah Zakat, serta masyarakat di sekitar Bukit Khambu.

Ketua Komunitas Bukit Khambu, Bambang Yulianto Khambu, mengatakan aksi reboisasi tersebut merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan yang telah dilakukan sejak 2023. Ia menyebut kondisi bukit yang sempat gersang menjadi alasan utama dilakukannya penanaman.

"Waktu itu bukit terlihat gersang dan menimbulkan keresahan masyarakat adat, sehingga kami mulai melakukan penanaman sebagai upaya menjaga kawasan ini,"ujarnya.




Bambang menjelaskan, penanaman dilakukan secara bertahap, yakni 500 bibit pada tahap awal, 500 bibit pada tahap kedua, dan 1.300 bibit pada tahap ketiga yang dilaksanakan saat ini.

Meski demikian, Bambang mengungkapkan masih terdapat kendala di lapangan, terutama minimnya pengawasan di kawasan Bukit Khambu yang kerap memicu kebakaran lahan.

"Kami membutuhkan fasilitas seperti pondok atau pos jaga untuk mengawasi aktivitas masyarakat yang naik ke bukit, sehingga kejadian kebakaran bisa dicegah," katanya.

Sekretaris Komunitas Khambu, Agus Irianto Khambu, menambahkan bahwa Bukit Khambu memiliki fungsi penting sebagai daerah resapan air dan perlindungan hak ulayat adat. Ia berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota Jayapura serta kerja sama lintas sektor.

"Kerja sama ini penting agar ke depan tidak terjadi longsor maupun banjir,"ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua, AKBP Clief G. P. Duwith, turut mengerahkan personel untuk membantu penanaman pohon.

Dukungan juga datang dari Ondoafi Waena, John Ohee, yang mengajak masyarakat untuk bersama menjaga kawasan Bukit Khambu sebagai bagian dari tanah adat.

"Ini wilayah adat yang harus kita jaga bersama demi kebaikan lingkungan," katanya.

Perwakilan BBKSDA, Joni Santoso, mengapresiasi langkah komunitas dalam melakukan reboisasi. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam.

"Manfaatnya akan besar ke depan, terutama dalam mencegah bencana seperti longsor," ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Ketua Komunitas Rumah Bakau Jayapura, Abdel Gamel Nazer, turut menyampaikan puisi tentang bencana yang terjadi di Aceh dan Sumatera sebagai refleksi pentingnya menjaga alam Papua.

Sementara itu, Manager Persemaian Vim Skyline Kementerian Kehutanan, Jumadi, mengatakan pihaknya mendukung kegiatan dengan menyediakan bibit pohon secara gratis.

"Bibit yang disalurkan hari ini antara lain cemara, kayu besi, matoa, dan durian," jelasnya.(Epen Ketaren)

Posting Komentar

0 Komentar