Jayapura ,Papua Terbit, -Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia secara resmi melantik Matius D. Fakhiri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua periode 2025-2030, berlangsung di Papua Youth Creative,di Jayapura, Sabtu (25/4/2026).
Pengesahan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Papua (2025-2030) berdasarkan Surat Keputusan Skep- 128/ DPP/Golkar /XI/2025.
Matius D. Fakhiri disapa (MDF)menegaskan kesiapan Golkar Papua menghadapi Pemilu 2029 dengan mendukung penuh Ketua Umum Bahlil Lahadalia untuk maju ke Senayan dari daerah pemilihan Papua.
"Kami bertekad memenangkan kursi DPR Papua dan DPRD di seluruh kabupaten dan kota, serta menjadikan Golkar sebagai kekuatan politik utama di Papua,” ucapnya.
Dalam rangkaian kegiatan, juga dilakukan penyerahan surat keputusan (SK) Partai Golkar kepada para Ketua DPD Golkar kabupaten/kota se-Provinsi Papua.
Sejumlah nama yang menerima SK antara lain Abisai Rollo, Piter Gusbager, Dominggus Catue, Robi Rumansara, Markus Mansembra, Roni Mansoben, Yansen Monim, Adam Arisoi, dan Jhon Rery.
Matius Fakhiri juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Partai Golkar atas dukungan terhadap penguatan partai di Papua, serta kepada pemerintah pusat atas perhatian dalam pembangunan di Tanah Papua.
Sementara itu, Bahlil Lahadalia dalam arahannya menitip pesan kepada enam Provinsi Papua agar melakukan konsolidasi partai,kerja sebagai kunci peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029.
"Saya pesan lakukan konsolidasi, Kalau kita ingin menambah kursi jauh lebih tepat, tidak ada rumus lain selain konsolidasi. Tiap hari kerja terus, Kerja terus, kerja terus, dan konsolidasi terus, itu kuncinya,” imbuh Bahlil.
Ia juga mengakui bahwa dirinya rencananya untuk maju sebagai calon legislatif dari daerah pemilihan Papua.Ia meminta enam kepala daerah untuk melakukan konsolidasi
Enam kepala daerah yaitu Walikota Jayapura, Abisai Rollo,Bupati Keerom Pieter Gusbager Bupati Sarmi Dominggus Catue, Bupati Mamberamo Raya Robby Rumansara, Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra, Bupati Supiori Heronimus Mansoben.
Selain itu, ia mengingatkan kepada Gubernur Papua bahwa pentingnya menjaga persatuan pasca-Pilkada. Menurutnya, seorang gubernur harus menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan hanya untuk partai tertentu.
Bahlil juga menyinggung target pemerintah untuk memperluas akses listrik hingga ke seluruh kampung di Papua dalam beberapa tahun ke depan, sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan.
Tak lupa ia mengajak seluruh kekuatan politik, termasuk partai lain, untuk bekerja sama demi kesejahteraan masyarakat Papua. Menurutnya, kompetisi politik tidak boleh menghambat persatuan.
“Dalam politik tidak ada kata berhenti. Kita harus terus berjuang, dan setelah kompetisi selesai, kita kembali bersatu untuk membangun daerah,” ujarnya
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penyerahan surat keputusan (SK) kepada para ketua DPD II kabupaten/kota se-Papua sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi partai.(Epen/Alex)


0 Komentar