GKI Silo Entrop Rayakan HUT ke-54, Ketua PKB Fillep :Tonggak Sejarah Berdirinya 1971

 


Jayapura, Papua Terbit – Jemaat GKI Silo Entrop, Kota Jayapura, memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-54 pada 25 April 2026. Momentum ini menjadi pengingat perjalanan panjang pelayanan gereja yang berawal dari hasil Rapat Kerja (Raker) Klasis GKI Resort Jayapura pada tahun 1971.

Ketua PKB GKI Silo Entrop, Fillep C. Hamadi, menjelaskan bahwa berdirinya jemaat tersebut tidak terlepas dari dinamika pertumbuhan umat di wilayah kawasan Entrop dan Kotaraja.

“Awalnya, dalam Raker Klasis ke-1 yang berlangsung pada 23 hingga 25 April 1971 di GKI Sion Dok VIII, Jemaat GKI Viadolorosa Kampung Tobati mengusulkan pemekaran pelayanan ke wilayah daratan,” jelasnya.

Usulan tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah jemaat, baik dari Kampung Tobati maupun warga perantau yang telah menetap di wilayah Entrop dan Kotaraja. 

"Jadi,pemekaran untuk keluarga keluarga dari kampung Tobati dan warga perantau yg berdomisili di daratan entrop dan Kotaraja,"terangnya

Selain itu, jarak tempuh yang cukup jauh serta harus menyeberangi Teluk Youtefa menjadi pertimbangan utama dalam pemekaran jemaat.

Dari hasil Raker tersebut, lanjutnya, disepakati pembentukan sejumlah jemaat baru, di antaranya Jemaat GKI Silo Entrop dan GKI Pniel Kotaraja.

Pelayanan awal Jemaat GKI Silo Entrop kemudian dipercayakan kepada Guru Jemaat Karma yang ditugaskan oleh Sinode GKI di Tanah Papua melalui Klasis Jayapura. Nama “Silo” sendiri diusulkan dalam forum Raker dan disepakati sebagai nama resmi jemaat baru di wilayah Entrop.

"Penetapan tanggal 25 April 1971 sebagai hari berdiri didasarkan pada penutupan Raker Klasis yang dirangkaikan dengan ibadah Minggu, sekaligus menjadi momen ditetapkannya jemaat-jemaat baru di wilayah pelayanan Klasis Jayapura," ujarnya.

Fillep menambahkan, GKI Silo Entrop bersama GKI Pniel Kotaraja merupakan hasil pemekaran dari GKI Viadolorosa Kampung Tobati sebagai jemaat induk.

Dengan demikian, pada 25 April 2026, Jemaat GKI Silo Entrop genap berusia 54 tahun. Peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat iman dan pelayanan jemaat di tengah masyarakat.

"Usia ke-54 ini menjadi refleksi bagi seluruh jemaat untuk terus bertumbuh dalam iman dan meningkatkan pelayanan di Kota Jayapura,” tutupnya.(Epen Ketaren)

Posting Komentar

0 Komentar