Jayapura, Papua Terbit,– Pelepasan dan penyerahan peserta didik kelas XII SMA Negeri 4 Jayapura tahun ajaran 2025–2026 berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Mengusung tema “Melangkah Pasti Menuju Masa Depan yang Gemilang”, kegiatan ini menjadi momen penting bagi para siswa yang telah menempuh pendidikan selama tiga tahun,berlangsung di aula lukmen sasana Krida kantor Gubernur Provinsi Papua,kota Jayapura,Rabu(6/5/26)
Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sebanyak 524 siswa di nyatakan lulus dan secara resmi diserahkan kembali kepada orang tua.
"Dari total 524 lulusan, sebanyak 72 siswa berhasil lolos melalui jalur SNBP, 66 siswa melalui jalur SLSB uncen serta satu siswa berhasil menembus universitas di luar negeri yaitu Hongkong ,ujarnya.
Widya mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui para siswa tiga tahun penuh perjuangan yang tak terlupakan.
“Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Penuh perjuangan, tantangan, pembelajaran, dan tentu saja kenangan yang tak terlupakan,” ujarnya.
Menurutnya, capaian kelulusan 524 merupakan bukti nyata dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru.
“Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga mengharumkan nama sekolah,” tambahnya.
Pihak sekolah turut menyampaikan apresiasi kepada orang tua murid atas kepercayaan dan kerja sama selama ini, serta kepada Ketua Komite SMA Negeri 4 Jayapura yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, bersama seluruh warga sekolah yang telah mendukung proses pendidikan.
Kepada para siswa, Kepala Sekolah berpesan agar terus melangkah maju.
“Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Teruslah belajar, jaga nama baik diri, keluarga, dan almamater. Jadilah pribadi yang berkarakter, tangguh, dan mampu memberi kontribusi bagi Papua dan Indonesia,” pesannya.
Widya sangat optimis bahwa perjuangan selama tiga tahun akan membuahkan kesuksesan yang lebih gemilang di masa depan lewat prestasi yang mereka torehkan ini akan membantu di dalam kampus maupun dunia kerja,diharapkan pemerintah kota Jayapura lebih khusus, maupun kabupaten dapat menerima lulusan SMA N 4 Jayapura untuk bekerja.
Ia menyebutkan siswa kelas XII tahun pelajaran 2025–2026 yang masuk nominasi 10 besar lulusan terbaik yaitu :
Pertama, Ibrena Uly Artha Napitupulu nilainyq 96,83,kedua Gabriela Pakpahan nilai 96,75,Ketiga Geissler Kende nilai 96,04,keempat Airell lisman nilainya 95,91,kelima vanesa meijners nilai 95,90,ke enam nama Chaerani Ramadhani nilai 95,82,ke tujuh nama Junetta nilainya 95,80,ke delapan nama Faizah nilainya 95,80,ke sembilan nama Anugrah Tamehi nilainya 95,79 dan kesepuluh besar nama Sicilia Raunsay nilainya 95,51.
Sementara itu,Ketua Panitia sekaligus ketua Komite Jefry Hendrik Robaha, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Provinsi Papua, khususnya kepada Penjabat Sekretaris Daerah melalui Kepala Biro Umum, atas dukungan dan izin penggunaan Gedung Sasana Krida bagi keluarga besar SMA Negeri 4 Jayapura.
Pada tahun ajaran ini, SMA Negeri 4 Jayapura berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam menjaga kualitas pendidikan.
Terkait pembiayaan pembayaran komite siswa yang dinyatakan lulus, Jefry menjelaskan bahwa meskipun terdapat kebijakan sekolah gratis sesuai aturan Wali Kota, dana komite tetap dibutuhkan untuk menunjang operasional sekolah yang belum sepenuhnya terakomodasi.
Besaran dana komite ditetapkan dengan batas maksimal Rp150.000.Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan penting, seperti biaya keamanan sekolah, pembayaran listrik, serta honor bagi guru honorer. Namun demikian, pihak sekolah tetap mengedepankan kebijakan afirmatif dengan memberikan keringanan kepada siswa dari keluarga kurang mampu, termasuk potongan biaya hingga 50 persen bahkan pembebasan biaya secara penuh bagi yang memenuhi kriteria.
Ia menambahkan,acara pelepasan yang berlangsung meriah ini menjadi simbol semangat baru bagi para siswa dalam melangkah ke jenjang berikutnya. Jefry menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan dan sumbangsih orang tua murid dalam mendorong kesuksesan masa depan anak-anak mereka.(Epen Ketaren)




0 Komentar