Kejuaraan Bulu Tangkis Mandala Series 2026 Jaring 427 Atlet Muda dari Empat Provinsi di Tanah Papua

Jayapura, Papua Terbit,- Turnamen bulu tangkis Mandala Series 2026 menjadi ajang penjaringan atlet muda dari empat provinsi di Tanah Papua. Kejuaraan yang berlangsung pada 3 hingga 9 Oktober 2026 tersebut diikuti sebanyak 427 atlet.

Panitia menyebut jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang hanya diikuti sekitar 300 atlet.

“Peserta dari empat provinsi se-Tanah Papua ada 427. Tahun lalu hanya 300, tahun ini peningkatannya sangat luar biasa,” ujar panitia Mandala Series 2026.

Para peserta berasal dari 28 klub bulu tangkis. Mereka mengikuti pertandingan berdasarkan kelompok umur, mulai dari pra-usia dini, usia dini, anak, pemula, remaja hingga taruna. Selain kelompok umur, panitia juga mempertandingkan nomor ganda dewasa untuk memeriahkan Mandala Series 2026.

Sejumlah peserta dari luar daerah juga mengikuti turnamen tersebut. Beberapa di antaranya datang menggunakan kapal dan baru tiba di Jayapura saat pembukaan berlangsung, namun tetap masuk dalam bagan pertandingan.

Pembina Mandala Series 2026, Frida, mengatakan dirinya mengapresiasi tingginya antusiasme anak-anak Papua untuk mengikuti kejuaraan bulu tangkis tersebut.

“Sangat senang melihat antusias anak-anak, khususnya di Papua, mengikuti kejuaraan ini. Saya harap dengan seringnya kita mengadakan event seperti ini akan menciptakan atlet-atlet yang ke depan bisa mengharumkan nama Papua,” katanya.

Menurutnya, peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin tingginya minat dan persaingan di cabang olahraga bulu tangkis di Tanah Papua. Kualitas pertandingan yang terus berkembang juga dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong atlet untuk berkompetisi.

Ia menekankan pentingnya sportivitas selama pertandingan sebagai bagian dari pembentukan mental atlet.

“Yang jelas harus ada sportivitas, agar menjaga mental pemain. Kita bagaimana caranya menjadi atlet yang baik dan benar,” ujarnya.

Mandala Series 2026 juga menjadi bagian dari persiapan menuju ajang Sirkuit Nasional (Sirnas). Penyelenggara sengaja menjadwalkan turnamen berdekatan dengan Sirnas agar atlet dari daerah dapat mengikuti kedua agenda tersebut dalam satu perjalanan.

“Jelas ini ajang persiapan. Kami sengaja mengadakan berdekatan dengan Sirnas supaya dari daerah bisa sekali jalan, tidak bolak-balik, mengingat transportasi juga cukup mahal untuk ukuran Papua,” jelas Frida.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Mandala Series ke depan diharapkan dapat diperluas. Panitia berencana membuka turnamen dengan cakupan peserta dari wilayah Indonesia Timur pada tahun mendatang.

Tingginya partisipasi atlet muda Papua dinilai menjadi peluang untuk melahirkan talenta baru di cabang bulu tangkis. Frida berharap atlet-atlet tersebut nantinya mampu bersaing pada level nasional dan membawa nama Papua.

“Kita senang bisa menciptakan atlet-atlet dari Tanah Papua sendiri. Mudah-mudahan ke depannya mereka bisa mengikuti ajang nasional dan kita bisa bangga melihat ada anak Papua yang berprestasi,” pungkasnya.(Epen)

Posting Komentar

0 Komentar