Jakarta, Papua Terbit,- Lembaga Transformasi Papua menyampaikan apresiasi sekaligus respon strategis atas pelaksanaan Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua dengan tema “Penguatan Implementasi Kebijakan Otsus Papua dalam rangka mewujudkan Papua yang lebih sejahtera” yang digagas oleh Asosiasi Kepala Daerah Provinsi se-Tanah Papua.
Ketua Umum Lembaga Transformasi Papua, Alexander S. Ick, yang juga menjabat sebagai Kasub.Bid. Hubungan Antar Lembaga Badan Penghubung Daerah Provinsi Papua di Jakarta, menilai forum tersebut merupakan momentum penting dalam memperkuat arah pembangunan Papua yang lebih terintegrasi, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat Papua.
Menurutnya, implementasi Otonomi Khusus Papua saat ini telah memasuki fase yang sangat menentukan sehingga dibutuhkan penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, profesional Papua, serta generasi muda Papua.
“Forum ini bukan sekadar agenda formal pemerintahan, tetapi momentum strategis untuk menyatukan visi pembangunan Papua. Otsus Papua harus benar-benar menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat Papua,” ujar Alexander S. Ick melalui Rilisnya, Rabu (13/5).
Ia menegaskan bahwa Papua masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari kesenjangan pembangunan antarwilayah, akses pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan sumber daya manusia generasi muda Papua.
Karena itu, lanjutnya, dibutuhkan komunikasi strategis dan konsolidasi lintas sektor agar pembangunan Papua tidak berjalan parsial, melainkan terhubung secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk tindak lanjut atas momentum tersebut, Lembaga Transformasi Papua tengah mempersiapkan agenda besar bertajuk:
SARASEHAN STRATEGIS TRANSFORMASI PAPUA “BERSATU – MAJU – MANDIRI”yang direncanakan akan dilaksanakan di Jakarta.
Agenda tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi nasional bagi tokoh-tokoh Papua dari berbagai bidang, baik pemerintah daerah, DPR RI dan DPD RI asal Papua, kementerian/lembaga, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, profesional Papua di tingkat nasional, hingga generasi muda Papua perantauan.
Menurut Alexander S Ick, Sarasehan Strategis Transformasi Papua hadir sebagai wadah membangun kesadaran kolektif bahwa masa depan Papua membutuhkan persatuan visi, kolaborasi lintas generasi, serta gerakan bersama yang konkret dan berkelanjutan.
Semboyan:
“BERSATU – MAJU – MANDIRI”menjadi semangat bersama bagi seluruh elemen Papua untuk memperkuat persaudaraan, membangun kualitas sumber daya manusia, dan mendorong kemandirian Papua di berbagai sektor kehidupan.
“BERSATU berarti memperkuat persatuan hati dan kolaborasi seluruh Pemimpin Papua Papua dan seluruh stakeholders pembangunan Papua. MAJU mencerminkan tekad menghadirkan Papua yang unggul dan berdaya saing. Sedangkan MANDIRI menjadi cita-cita besar agar masyarakat Papua mampu berdiri kuat di atas potensi dan kekayaan tanahnya sendiri,” jelasnya.
Lembaga Transformasi Papua berharap momentum Forum Strategis Percepatan Pembangunan Papua dapat menjadi titik awal lahirnya gerakan transformasi Papua yang lebih konkret, terukur, dan berdampak bagi Meningkatnya Kesejahteraan Masyarakat Papua.
Dengan semangat “BERSATU – MAJU – MANDIRI”, Papua diharapkan terus bergerak menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, bermartabat, dan menjadi berkat bagi Indonesia.(Redaksi)

0 Komentar