Tim 9 Soroti Masa Depan Persipura Pasca Kerusuhan Stadion Papua Bangkit

 

Tim 9  foto bersama MDF saat Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua PSSI Papua

Jayapura,Papua Terbit,- Anggota DPR Papua, Alberth Merauje, yang juga bagian dari Tim 9, menyoroti kondisi yang dialami Persipura Jayapura usai gagal promosi ke Liga 1 dan terjadinya kericuhan pasca pertandingan playoff.

Menurut Merauje, situasi yang dialami Persipura saat ini ibarat pepatah lama, “sudah jatuh tertimpa tangga pula.” Sebab, klub kebanggaan masyarakat Papua itu kini memasuki tahun kelima berada di kasta kedua sepak bola Indonesia, meski dikenal sebagai salah satu tim tradisional dengan segudang prestasi di tanah air.

"Ini menjadi pukulan berat bagi Persipura dan masyarakat Papua pecinta sepak bola,” ujar Merauje di Jayapura, Minggu (10/5). 

Ia mengatakan, Persipura kini juga terancam menerima sanksi berat pasca kericuhan yang terjadi usai pertandingan playoff promosi. Mulai dari denda ratusan juta rupiah hingga kemungkinan sekitar 10 pertandingan musim 2026/2027 harus dimainkan di luar kandang.

“Kalau pun bermain di kandang, kemungkinan tanpa penonton,” katanya.

Merauje menilai PSSI akan menekan Persipura dari berbagai aspek dengan mengacu pada kode disiplin PSSI Pasal 70 dan 71 terkait perilaku buruk suporter, kerusakan fasilitas stadion, aparat kepolisian yang mengalami cedera, hingga kendaraan yang dibakar oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Selain itu, menurutnya, Papua dan Jayapura berpotensi dianggap sebagai daerah rawan dalam penyelenggaraan event sepak bola nasional, terlebih adanya pengibaran bendera Bintang Kejora di tengah suporter.

Ia juga menyinggung kemungkinan adanya perhatian dari AFC terhadap situasi tersebut, terutama berkaitan dengan isu penggunaan wasit asing dan trauma pasca Tragedi Kanjuruhan yang dinilai dapat mencoreng wajah sepak bola Indonesia di tingkat ASEAN.

Karena itu, Merauje meminta pengurus Persipura, khususnya Ketua Umum klub, segera melakukan konferensi pers untuk meminta maaf kepada seluruh korban, masyarakat Papua, serta kepada PSSI dan AFC.

“Untuk mengantisipasi degradasi ke Liga 3, Persipura sebaiknya membuat format baru dalam seleksi pemain dan mendesain kompetisi lokal khusus klub anggota Persipura agar pembinaan tetap berjalan,” ujarnya.

Ia berharap Persipura bisa melakukan evaluasi menyeluruh dan lebih siap menghadapi kompetisi musim depan meski harus menghadapi berbagai konsekuensi berat.

Diketahui data yang dihimpun mencatat sedikitnya 36 sepeda motor pribadi anggota Polri dilaporkan hilang. Selain itu, sejumlah kendaraan dinas roda dua dan roda empat milik kepolisian juga mengalami kerusakan dan hangus terbakar, termasuk mobil operasional Ditreskrimum, Resmob, truk Dalmas hingga ambulans Sat Brimobda Papua. 

Kerusuhan juga menyebabkan beberapa mobil pribadi milik anggota Polri rusak dan terbakar, serta sejumlah handphone dilaporkan hilang.

Akibat insiden tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan saat ini masih dalam pendataan pihak kepolisian.(EY)

Posting Komentar

0 Komentar