Jayapura Papua Terbit, -SMK Kesehatan Jayapura resmi membuka penerimaan siswa baru (SPMB) tahun pelajaran 2026/2027 dengan kuota tiga rombongan belajar (rombel), masing-masing berkapasitas 36 siswa sehingga total daya tampung mencapai 108 Siswa.
Proses pendaftaran dilaksanakan secara gelombang. Gelombang I berlangsung pada 27 April—10 Mei, sedangkan Gelombang II pada 14—19 Mei. Sekolah menerima pendaftar melalui empat jalur, yaitu jalur domisili, jalur prestasi, jalur mutasi, dan jalur afirmasi.
Hingga saat ini, pendaftar telah terisi untuk dua rombel. Kendala administrasi yang paling sering ditemui adalah ketiadaan surat keterangan lulus atau ijazah. Hal ini disebabkan oleh jadwal ujian dan penerbitan ijazah di tingkat SMP yang masih menyesuaikan kalender yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Papua. Pihak sekolah menegaskan akan mengikuti ketentuan dan jadwal resmi dinas pendidikan provinsi.
Ketua Panitia SPMB SMK Kesehatan Jayapura Ella Kayoi menyampaikan bahwa proses seleksi calon siswa terdiri dari empat tahapan: Validasi data dan registrasi awal, Wawancara, Tes numerasi dan literasi (perhitungan dan kemampuan membaca serta bahasa Indonesia), Pemeriksaan kesehatan, termasuk tes buta Warna.
"Panitia juga mengimbau calon pendaftar yang berdomisili di Kota Jayapura agar mendaftar dengan antusias. Namun pihak sekolah menegaskan komitmen untuk mengutamakan putra-putri Papua sesuai kebijakan afirmasi dan kebutuhan daerah,"ucap Ella Kayoi.
Ella Kayoi menjelaskan bahwa tes buta warna menjadi persyaratan utama untuk jurusan Analis Kesehatan karena kegiatan praktik laboratorium menuntut kemampuan membedakan perubahan warna reaksi kimia dan pewarnaan yang timbul saat penambahan reagen. Kemampuan ini penting untuk memastikan calon siswa dapat bekerja dengan akurat di laboratorium kesehata
"Pelayanan pendaftaran
Pendaftaran dan pelayanan administrasi dibuka setiap hari kerja dengan jadwal layanan yang ditentukan panitia. Sekolah meminta calon pendaftar melengkapi persyaratan administrasi, termasuk surat keterangan dari kepala sekolah asal dan dokumen domisili, guna memudahkan pemantauan dan layanan apabila diperlukan kunjungan atau koordinasi dengan pihak keluarga selama proses pembelajaran,"ungkap Ella.
Ella berharap proses penerimaan berjalan lancar dan transparan. Informasi lebih lanjut tentang pendaftaran dan persyaratan dapat diperoleh melalui kantor sekolah atau pengumuman resmi di situs/akun media sosial Sekolah.Alex)


0 Komentar