Jayapura, Papua Terbit – Hari terakhir penutupan pelaksanaan Job Fair yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, UMKM dan Transmigrasi dipadati pencari kerja yang menyerbu stand Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional 18 Jayapura. Kegiatan berlangsung di Aula Lukmen Sasana Krida, Kantor Gubernur Papua, Rabu (13/5/2026).
Antusiasme pencari kerja terlihat meningkat signifikan pada hari kedua pelaksanaan job fair. Para pelamar memadati meja pendaftaran BRI untuk menyerahkan berkas lamaran pada berbagai posisi yang dibuka.
Pgs Regional CEO Bank Rakyat Indonesia Regional 18 Jayapura, Muhamad Riamid Busroh, mengatakan antusias pelamar kerja membludak mengalami peningkatan dibanding hari pertama kegiatan.
"Antusias pelamar kerja yang menyerahkan berkas pada hari kedua meningkat cukup tinggi," ujarnya.
Busroh menyebutkan Jumlah pelamar yang menyerahkan berkas secara langsung tercatat mencapai 146 orang, meningkat dibanding hari pertama sebanyak 133 pelamar.
Dalam kegiatan tersebut, BRI membuka kesempatan kerja bagi lulusan SMA hingga sarjana (S1) sesuai kebutuhan posisi yang tersedia. Untuk program BRIliaN Internship Program (Frontliner), lowongan dibuka khusus untuk posisi Customer Service (CS) dan Teller.
Sementara di bidang marketing tersedia sejumlah posisi, di antaranya Mantri, Relationship Manager (RM) SME, Relationship Manager (RM) Funding & Transaction, Relationship Manager (RM) Micro, hingga posisi Field Collection untuk petugas lapangan penagihan.
Salah satu pencari kerja, Clinton, mengaku kegiatan Job Fair sangat membantu masyarakat, khususnya generasi muda yang belum mendapatkan pekerjaan.
“Saya melihat banyak lowongan kerja di perusahaan, ini sangat membantu sekali bagi kami yang sedang mencari kerja,” ujarnya.
Menurut Clinton, melamar pekerjaan di bagian marketing BRI karena bank tersebut nilai bunga sangat kecil, serta memiliki jaringan luas hingga ke daerah-daerah terpencil di Papua dan dikenal dekat dengan pelaku usaha mikro.
"BRI sudah masuk sampai ke pelosok Papua, jadi saya tertarik untuk mendapatkan pengalaman kerja dan meningkatkan kualitas diri,” katanya.
Ia berharap kepada pemerintah daerah kegiatan job fair kedepan dapat kembali digelar dengan waktu yang lebih panjang agar semakin banyak pencari kerja memperoleh kesempatan mengikuti proses rekrutmen.
Di tempat yang sama Pencari kerja lainnya, Wahyu Hasan Rahanyamtel, menilai Job Fair sangat membantu masyarakat, terutama lulusan baru yang sedang mencari pekerjaan di tengah kondisi efisiensi anggaran dan terbatasnya lapangan kerja.
Menurut Wahyu, ketertarikannya mengikuti rekrutmen di BRI karena melihat bank tersebut sebagai salah satu perbankan terbesar yang memiliki jaringan luas hingga ke berbagai daerah di Papua.
"Saya ingin mengembangkan kemampuan di bidang marketing, terutama dalam membangun komunikasi dengan nasabah dan memperkenalkan layanan perbankan kepada masyarakat,” terangnya.
Ia menilai dunia marketing bukan hanya soal menawarkan produk, tetapi juga membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan masyarakat.
“Saya berharap melalui kesempatan ini bisa mendapatkan pengalaman, meningkatkan kemampuan profesional, serta ikut berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Papua,” tambahnya.
Sementara itu, pencari kerja lainnya, Ary Lalo, mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan Job Fair karena memberikan kesempatan bagi lulusan dan pencari kerja untuk bertemu langsung dengan berbagai perusahaan yang membuka lowongan.
Menurut Ary, dari sejumlah perusahaan yang berpartisipasi, dirinya tertarik melamar di BRI karena tersedia posisi yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya di bidang perbankan.
“Lowongan yang dibuka cukup sesuai dengan jurusan saya di bidang perbankan, sehingga saya tertarik melamar di BRI,” ujarnya.
Ary berharap kegiatan Job Fair dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak anak muda Papua memperoleh kesempatan kerja dan mampu menunjukkan kemampuan mereka di dunia kerja.
Ia juga berharap ke depan BRI dapat terus mencetak pekerja dengan integritas dan kinerja yang baik, serta pemerintah memperluas pelaksanaan Job Fair agar menjangkau lebih banyak masyarakat pencari kerja.(Epen)





0 Komentar