Himbauan

Himbauan
Mengibarkan Bendera Merah Putih

BRI Regional 18 Jayapura, Salurkan Bantuan Sembako untuk Panti Asuhan Kerahiman

   


Jayapura, Papua Terbit,-Pasca musibah kebakaran yang melanda Panti Asuhan Kerahiman di Hawai beberapa hari lalu di Kabupaten Jayapura,Kamis (30/7/26)

Program Peduli CSR Berbagi Kasih bersama BRI yang disalurkan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 18 Jayapura bekerjasama dengan Persekutuan Keluarga Kristiani (PKK) BRI Region18 Jayapura menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada penghuni panti asuhan kerahiman.

Ketua Persekutuan Keluarga Kristiani BRI Regional 18 Jayapura, Mathius Putuaran mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian para pekerja BRI dan terpanggil untuk membantu korban musibah.

Menurutnya, setelah menerima informasi mengenai kebakaran, pengurus PKK BRI segera bergerak mengumpulkan data dan menyalurkan bantuan yang paling dibutuhkan oleh pihak panti.

"Panti ini sedang mengalami musibah. Kami dari BRI bergerak cepat melalui Persekutuan Keluarga Kristiani untuk mengumpulkan data dan menyalurkan bantuan berupa paket sembako. Harapan kami bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Panti Asuhan Kerahiman," ujarnya.

Mathius menjelaskan, PKK BRI beranggotakan seluruh pekerja BRI beragama Nasrani dari tiga cabang, yakni Jayapura, Abepura, dan SentanI biasanya di singkat JAS.

 Selain menggelar ibadah bersama setiap bulan, para anggota juga rutin menyisihkan sebagian penghasilan untuk dana pelayanan sosial seperti kejadian  musibah kebakaran.

"Dana yang kami kumpulkan setiap bulan digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Walaupun tidak ada musibah, kami tetap menyalurkan bantuan kepada pihak-pihak yang memerlukan. Ini merupakan kegiatan yang rutin kami lakukan setiap tahun," katanya.

Ia menambahkan, untuk saat ini bantuan yang diberikan masih difokuskan pada kebutuhan logistik berupa sembako karena bahan makanan di panti ikut hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

"Untuk bantuan material bangunan belum kami pikirkan karena kejadiannya baru terjadi. Informasi dari pengurus panti menyebutkan logistik mereka habis terbakar, sehingga kebutuhan mendesak saat ini adalah bahan makanan. Ke depan kami akan melihat kembali kemungkinan bantuan lanjutan," jelasnya.

Tak lupa, Mathius mengajak seluruh penghuni panti untuk tetap tabah menghadapi cobaan serta terus berdoa.

"Semoga dengan adanya kejadian ini kita semua semakin waspada dan tetap semangat menjalani aktivitas, khususnya anak-anak agar tetap giat belajar," harapnya.

Kepala Panti Asuhan Kerahiman, Suster Gerarda Untu Dsy menyampaikan terima kasih kepada BRI yang telah memberikan bantuan sembako.

Gerarda menambahkan kebakaran 3 gudang ruangan logistik,gudang Gudang Bahan Makanan,ATK gudang pakaian dan seragam, anak panti asuhan berjumlah sebanyak lima puluh satu(51) orang.(Epen)

Posting Komentar

0 Komentar