Artikel
Penulis :Epaenetus S Ketaren
Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi Pembayaran Perlu Legalitas Hukum
Di tengah efisiensi anggaran Bank Indonesia Provinsi Papua bersinergi bersama pemerintah daerah yang tergabung dalam Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) melalui transaksi sistem pembayaran non tunai melalui QRIS(Quick Response Code Indonesian Standard),mobile banking, dompet untuk memfasilitasi transaksi belanja.
Perlu di ketahui bahwa Digitalisasi pembayaran non-tunai lewat Qris adalah transisi dari transaksi tunai fisik ke sistem elektronik yang lebih cepat, aman, dan efisien.
Sinergi yang dilakukan Bank Indonesia Provinsi Papua bersama Pemerintah daerah di Kabupaten Kota dan Provinsi dalam hal ini pameran festival Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggunakan Qris dari masing masing perbankan.
Dari sisi pemerintah transaksi baik pada sisi belanja daerah, penerimaan pajak dan retribusi, maupun integrasi sistem informasi keuangan daerah di wilayah kerjanya di empat Provinsi yakni Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Perkembangan UMKM di Provinsi Papua pada 2026 didorong oleh digitalisasi transaksi melalui QRIS dan berbagai program pendampingan. Bank Indonesia mencatat kredit UMKM Papua tumbuh positif sebesar 0,91% (YoY) pada triwulan pertama.
Sejalan dengan perkembangan UMKM yang mengalami peningkatan tentunya perlu adanya Legalitas Hukum,dengan alasan agar para UMKM lokal Papua naik kelas dalam mengembangkan usahanya hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Media Papua Terbit wawancarai Kepala kantor Wilayah Kementerian Hukum, Anthonius Ayorbaba menyebutkan pelaku UMKM sebanyak 5.300 lebih hak cipta, merk,design industri yang telah mendaftar di tahun 2026
"Saya pesan kepada pelaku usaha UMKM termasuk komunitas,perorangan,mahasiswa dari fakultas yang belum memiliki legalitas hukum,dapat mengurus ke kantor,kami siap membantunya,'katanya(7/7/26)
Dari Bank Indonesia Provinsi Papua,mendorong UMKM naik kelas yang memiliki izin legalitas hukum di kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua telah sukses ketingkat nasional maupun luar negeri yang di bawa oleh Bank Indonesia Provinsi Papua di tahun 2024 lalu yang saat itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman
"Kami membawa empat UMKM kopi lokal Papua pada Karya Kreatif Indonesia (KKI) di Jakarta pada tanggal 1 – 4 Agustus 2024 yaitu Noken Anniya, Sambal Baba, Highland Roastery, dan Kakao Kita Papua,"ujarnya
Selain itu, terdapat 16 UMKM yang mengikuti KKI online salah satunya Ririens Food, Butik Mamayoo, dan Starmount Coffee. Adapun total penjualan dari seluruh UMKM Papua pada KKI 2024 mencapai Rp973 juta yang terdiri dari penjualan offline dan online.
Kemudian, KPw BI Papua akan membawa kopi Papua yang diproduksi oleh Highland Roastery ke SCAJ World Specialty Coffee Conference and Exhibition di Tokyo tanggal 9 – 11 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan sinergitas dengan KBRI Tokyo, ITPC Osaka, dan Indonesia House of Beans Tokyo.
Kantor Wilayah Bank Indonesia Provinsi Papua telah bersinergi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan serupa juga diselenggarakan dalam rangkaian Festival Cenderawasih (FESCEN) ke-2 di Jayapura pada Juni 2025, yang mencatatkan lebih dari 20.000 pengunjung.
Kepala kantor Wilayah Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono membeberkan penggunaan Qris sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan.
Sepanjang tahun 2025, transaksi digital non tunai di Provinsi Papua tercatat hampir Rp3,5 triliun, dengan volume transaksi menggunakan QRIS mencapai 28,6 juta transaksi.
"Jumlah pengguna QRIS di Papua juga terus meningkat, dengan 221 ribu pengguna serta 271 ribu merchant QRIS yang tersebar di berbagai wilayah di Papua,"
Hal ini di sampaikan Warsono dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Papua di Kota Jayapura, 5 Maret2026.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua menyelenggarakan acara Temu Responden pertama Tahun 2026 yang dihadiri oleh responden dari berbagai lapangan usaha pada hari Senin, 20 April2026 di Kabupaten Merauke.
Selain itu Bank Indonesia Provinsi Papua memberikan juara pada ajang QRIS Merchant Super League bulan Juni Tahun 2026 kepada Bank Republik Indonesia(BRI) Regional 18 Jayapura.
Kepada media Papua Terbit, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office 18 Jayapura kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengembangan ekosistem pembayaran digital di Papua. Pada ajang QRIS Merchant Super League Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, BRI berhasil meraih Juara 1 Kategori Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) Terbaik dan juara akuisisi Merchant Rumah Ibadah Terbaik.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Warsono kepada Regional CEO BRI Region 18 Jayapura Fahmi Rahendas.

0 Komentar