FKPN Kota Jayapura Sepakat Deklarasi pada Hari Sumpah Pemuda

 


Jayapura, Papua Terbit,- Forum Komunikasi Pemuda Nusantara (FKPN) Kota Jayapura sepakat mendeklarasikan organisasi tersebut pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

 "kami telah sepakat untuk  Deklarasi pada hari Sumpah Pemuda  bulan Oktober mendatang bersama pemuda lintas paguyuban dan organisasi kepemudaan (OKP) yang berlangsung di salah satu kafe di kawasan Waena, Kota Jayapura, Sabtu (19/9/2026).

Silaturahmi pengenalan dan sosialisasi dengan Moderator simon bame,Ketua Steering Committe, Gifly Buiney.ketua FKPN,Sekretaris FKPN, Akbar( Pemuda adat Dombarai)

Ketua FKPN Kota Jayapura, Albert Modouw, mengatakan pembentukan FKPN merupakan upaya menyediakan ruang komunikasi bersama bagi pemuda dari berbagai paguyuban dan organisasi kepemudaan di Papua, khususnya Kota Jayapura.

"Melihat situasi akhir-akhir ini di Papua, kondisi eskalasi keamanan dan eskalasi SARA cukup meningkat. Karena itu kami pandang perlu mendirikan forum komunikasi pemuda sebagai wadah bersama," kata Albert.

Menurutnya,kehadiran FKPN kota jayapura berharap menjadi rumah bersama bagi pemuda lintas paguyuban untuk membangun komunikasi, terutama ketika terjadi persoalan atau konflik horizontal di tengah masyarakat.

"Jadi kita pandang perlu untuk kita dirikan salah satu forum komunikasi pemuda yang menjadi wadah rumah bersama kita untuk menjadi wadah komunikasi dalam berbagai hal, terutama jika ada konflik horizontal untuk sama-sama kita komunikasikan dalam forum ini dari berbagai lintas paguyuban yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Nusantara,"ujarnya.

Albert berharap keberadaan FKPN dapat memperkuat silaturahmi serta persatuan dan kesatuan pemuda Indonesia yang berada di Tanah Papua.

"Harapan kita forum ini menjadi wadah pemersatu, wadah untuk menjaga silaturahmi, dan wadah untuk menjaga persatuan dan kesatuan kita sesama pemuda yang berdiam di Papua," katanya.

Ia menjelaskan, proses pembentukan FKPN telah diawali dengan konsolidasi dan pertemuan bersama pemuda dari berbagai paguyuban di Kota Jayapura.

Kegiatan sosialisasi yang digelar Sabtu tersebut menjadi bagian dari proses menyatukan persepsi dan visi bersama sebelum deklarasi.

"Kami akan deklarasikan di tanggal 28 Oktober 2026 dan akan dilanjutkan dengan musyawarah atau kongres yang akan kami rencanakan setelah deklarasi tanggal 28 Oktober nanti,"jelasnya.

Selain agenda deklarasi dan musyawarah, FKPN juga akan menyiapkan aspek legalitas organisasi. Albert mengatakan pihaknya akan mengupayakan agar organisasi tersebut memiliki dasar hukum dan badan hukum yang kuat.

"Kami upayakan untuk semua administrasi mengenai legalitas dari organisasi ini harus bisa kami capai, kami lakukan bersama-sama," katanya.

Tahapan legalitas tersebut, lanjut Albert, akan dilakukan setelah rangkaian pengenalan organisasi, deklarasi dan musyawarah, termasuk melalui pendirian akta notaris serta pendaftaran pada Kesbangpol sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Sekretaris FKPN, Rezkiana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal yang digelar pada 28 Agustus 2026.


"Jadi ini bagian dari tindak lanjut pertemuan kita pada tanggal 28 Agustus, di mana itu merupakan pertemuan pertama. Setelah pertemuan itu kami akan tindak lanjuti dengan kerja-kerja organisasi,” ujarnya.

Menurut Rezkiana, proses tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga deklarasi dan musyawarah atau kongres FKPN.

Ia juga mengapresiasi kehadiran para pimpinan paguyuban, organisasi kepemudaan dan ikatan kepemudaan dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Rezkiana mengatakan, dari pertemuan itu muncul harapan agar FKPN dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk mengambil peran dalam menjaga komunikasi dan mencegah berkembangnya konflik di tengah masyarakat.

"Memang menjadi salah satu keresahan mereka bahwasanya sebelumnya belum ada wadah yang mengakomodir mereka, di mana setiap terjadi konflik-konflik harus orang tua yang turun di kerukunan,"katanya.

Dengan terbentuknya FKPN, para pemuda diharapkan dapat mengambil peran langsung dalam mengantisipasi potensi konflik serta menjaga hubungan antar paguyuban.

"Dari kegiatan hari ini dan dari terbentuknya FKPN ini, mereka berharap bahwasanya konflik-konflik dapat diminimalisir. Jika terjadi konflik ke depannya, kami pemuda-pemuda yang akan turun langsung untuk mengantisipasi terjadinya konflik kemudian hari,"pungkasnya(Epen)

Posting Komentar

0 Komentar