FKPN Kecam Kekerasan, Komitmen Jaga Kedamaian Papua dari Isu SARA

 

Jayapura,Papua Terbit,- Forum Komunikasi Pemuda Nusantara (FKPN) Kota Jayapura yang tergabung dalam organisasi kepemudaan(OKP) dan pemuda dari lintas paguyuban Komitmen menjaga persatuan dan kedamaian di Tanah Papua dari Isu Suku,Agama,Ras dan Antar Golongan (SARA).

Hal ini di sampaikan Ketua FKPN Kota Jayapura, Albert Modouw,  usai kegiatan silaturahmi bersama lintas paguyuban dan organisasi kepemudaan (OKP) tentang pengenalan dan sosialisasi di salah satu kafe di kawasan Waena, Kota Jayapura, Sabtu (19/9/2026).

Terkait dengan sejumlah peristiwa kekerasan termasuk penembakan terhadap warga sipil di Yahukimo serta peristiwa yang melibatkan tiga ASN di Wamena dan seorang warga sipil orang Toraja yang profesi sebagai sopir pada jalur Wamena-Nduga.

"Kami sangat menyesali dan cukup merasa berduka dengan kejadian-kejadian tersebut," kata Albert.

 Albert menegaskan FKPN mengecam tindakan kekerasan dan penembakan warga sipil dan ia berharap berbagai konflik yang terjadi tidak meluas serta berdampak terhadap masyarakat lainnya.

"Kami sangat mengecam keras atas tindakan-tindakan tersebut. Kami harap konflik-konflik seperti ini tidak menyebar luas ke saudara-saudara kami yang lain," katanya.


FKPN juga mengimbau masyarakat di Se -Tanah Papua agar  tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperluas konflik atau memicu ketegangan antar kelompok.

"Kami harap ke depan semua masyarakat yang berdiam di Tanah Papua untuk tetap tenang, tetap beraktivitas seperti biasanya, dan kita serahkan semua kepada pihak berwenang untuk melakukan tindakan-tindakan hukum yang harus dilakukan jikalau itu memang tindakan-tindakan yang melanggar hukum," ujarnya.

Ia mengajak organisasi kepemudaan dan paguyuban lintas daerah yang berada di Tanah Papua untuk bersama-sama menjaga komunikasi, persatuan dan kesatuan.

"Kita sama-sama jaga persatuan dan kesatuan untuk Papua yang lebih damai, Papua yang lebih baik, dan Papua lebih maju,"pungkasnya.(Epen)

Posting Komentar

0 Komentar