Ondoporo Pongkoroware Doyo Lama dan Motivator Papua Bekali Tips Sukses Pemuda dan Masyarakat OAP diKampung Waibu

 


Jayapura, Papua Terbit,-Menjadi tuan di negeri sendiri perlu meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, Ondoporo Pongkoroware Doyo Lama Agustinus Marweri, Bersama motivator asal Papua Jose Ohei membekali pemuda dan masyarakat dengan berbagi tips Lima kunci seseorang menjadi sukses yang mandiri di Kampung Waibu, Doyo Lama, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Sabtu (18/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut,pemuda dan masyarakat Orang Asli Papua (OAP) kampung Waibu Doyo lama di bekali penguatan kapasitas dengan mengusung tema "Membangun SDM Unggul, Melestarikan Budaya, dan Mengoptimalkan Sumber Daya Alam Menuju Kampung yang Mandiri dan Berkelanjutan." 

Dalam pemaparannya, Motivator Papua yang di kenal Kaka Jose sebelum memperkenalkan lima Tips sukses,pemuda dan masyarakat di ajak menonton kilas balik kehidupan suksesnya pemain Ronaldo asal Portugal dari semasa kecil hingga besar menjadi pemain yang terkenal dan terbesar kontrak  pembayaran pemain.

Jose memberikan lima tips pemuda dan masyarakat sukses membangun kampung Waibu Doyo lama yaitu karakter utama yang harus dimiliki generasi muda Papua melalui kata WAIBU, yakni Work Hard (kerja keras), Attitude (sikap), Integrity (integritas), Brave (berani), dan Unite (bersatu).

Menurut Jose, lima karakter tersebut menjadi bekal penting agar pemuda Papua mampu bersaing, membangun usaha, dan memanfaatkan peluang yang tersedia.

"Kerja keras harus menjadi kebiasaan. Sikap harus baik, mampu mengendalikan emosi, memiliki integritas, berani menghadapi tantangan, dan saling mendukung untuk maju bersama," ujarnya.



Ia menilai Ondoporo Pongkoroware Doyo Lama Agustinus Marweri telah menjadi contoh nyata bahwa masyarakat adat Papua mampu membangun usaha secara mandiri sekaligus memberdayakan keluarga dan masyarakat di sekitarnya.

Jose menjelaskan keberanian yang dimaksud bukan keberanian melakukan kekerasan, melainkan keberanian melawan rasa takut untuk memulai usaha, mengajukan lamaran kerja, maupun mengambil peluang ekonomi.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

"Kalau ada saudara yang membangun usaha, mari kita dukung. Jangan saling iri atau menjatuhkan. Kita harus sama-sama naik, bukan saling menarik ke bawah," katanya.

Sementara itu, Ondofolo Doyo Lama Agustinus Marweri mengajak pemuda untuk membangun negeri sendiri karena masyarakat adat memiliki modal besar berupa tanah, hutan, dan sumber daya alam yang dapat dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Kita bisa berhasil di negeri kita sendiri karena tanah ini milik kita. Mari mulai dari apa yang kita miliki. Jangan hanya berharap menjadi Pegawai Negeri karena kesempatan itu terbatas,cuman kita belum mulai saja" ujarnya.

Agustinus mengaku materi yang disampaikan Jose Sesi memberikan motivasi positif bagi generasi muda untuk mulai percaya diri dan berani membangun usaha.

Ia juga membagikan pengalamannya merintis usaha hingga berhasil mengembangkan kawasan perumahan yang kini telah mencapai seribu unit rumah di Distrik Waibu.

Menurutnya, keberhasilan tersebut diraih melalui tiga prinsip utama, yakni bekerja keras, tekun, dan sabar.

"Keberhasilan tidak datang dengan sendirinya. Kita harus bekerja keras, tekun, dan sabar. Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini," tegasnya.

Agustinus menilai tantangan terbesar yang dihadapi pemuda Papua bukan semata-mata persoalan lingkungan, tetapi kurangnya keberanian untuk memulai.

"Anak-anak Papua sebenarnya bisa.Mereka hanya belum mulai dan belum percaya diri. Kalau kita yakin dan mulai memanfaatkan potensi yang ada, kita bisa maju di negeri kita sendiri," katanya.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh motivasi untuk membangun karakter, mengembangkan kewirausahaan, serta memanfaatkan potensi lokal sebagai komitmen mewujudkan kampung yang mandiri dan berkelanjutan.(Epen)

Posting Komentar

0 Komentar