Himbauan

Himbauan
Mengibarkan Bendera Merah Putih

Pemusatan Calon Paskibraka Kota Jayapura, Rustan Saru Tekankan Disiplin dan Integritas

 


Jayapura,Papua Terbit,- Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi memulai pemusatan pendidikan dan latihan bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Jayapura Tahun 2026 di Lapangan Trisila, Entrop, Kamis (13/8/2026).

Sebanyak 30 calon Paskibraka yang telah melalui proses penjaringan dan seleksi ketat mengikuti tahapan pemusatan sebagai persiapan menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan para calon Paskibraka yang terpilih merupakan putra-putri terbaik Kota Jayapura yang mendapatkan tanggung jawab sekaligus kehormatan untuk menjalankan tugas negara.


"Tidak semua anak terlibat di dalamnya. Mereka berasal dari berbagai suku, agama, ras dan sekolah yang berbeda, tetapi harus tetap kompak," ujar Rustan.

Menurutnya, pemusatan pendidikan dan latihan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, integritas, serta jiwa nasionalisme para peserta.

Para calon Paskibraka,Tutur Rustan mereka akan mendapatkan pembekalan wawasan kebangsaan, kenegaraan, Wawasan Nusantara dan Pancasila. Materi tersebut diharapkan mampu menanamkan kecintaan terhadap tanah air dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menegaskan, disiplin, kejujuran dan tanggung jawab menjadi hal penting yang harus dijaga peserta selama menjalankan tugas.

"Ketika hari H nanti, semua mata tertuju kepada mereka. Kalau ada kesalahan dalam pelaksanaan, dampaknya bukan hanya kepada perorangan, tetapi juga pelatih, Kesbangpol, sekolah, pemerintah kota, bahkan nama daerah,"katanya.

Karena itu, Rustan meminta para calon Paskibraka mengikuti seluruh proses pelatihan dengan serius dan memiliki mental yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh tekanan dari luar.

Rustan juga meminta dukungan orang tua, sekolah dan seluruh pihak untuk memberikan motivasi kepada para peserta selama mengikuti pemusatan.

Ia berharap para calon Paskibraka nantinya tidak hanya sukses menjalankan tugas pada 17 Agustus, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi teman-teman sebaya di lingkungan sekolah dan masyarakat.

"Setelah selesai dari Paskibra, mereka menjadi purna Paskibraka. Mereka memiliki sertifikat dan pengetahuan yang menjadi modal untuk masa depan," jelasnya.

Rustan mengatakan pengalaman sebagai Paskibraka diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk melanjutkan pendidikan maupun mengejar cita-cita, termasuk menjadi anggota TNI, Polri, penerbang, pelaut, praja IPDN maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Pemerintah Kota Jayapura, lanjutnya, memiliki kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan yang dapat mendukung pengembangan potensi generasi muda.

"Walaupun dia pintar, cerdas dan unggul, tetapi tidak berkarakter, percuma. Tergantung juga masalah perilaku," tegas Rustan.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jayapura, Adam S. Rumbiak, dalam laporannya menyampaikan bahwa pemusatan pendidikan dan latihan diarahkan untuk membentuk gerakan, kekompakan dan keseragaman calon Paskibraka dalam menjalankan tugas negara.

Pemusatan pendidikan dan latihan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung secara penuh tanpa menginap sejak 1 hingga 12 Agustus 2026, dengan kegiatan antara lain latihan Peraturan Baris-Berbaris, pembekalan Gender dan Literasi Keuangan, experiential learning serta kunjungan ke Museum Universitas Cenderawasih dan Gedung Negara.

Tahap kedua dilaksanakan secara terpusat dengan sistem menginap mulai 13 hingga 18 Agustus 2026. Peserta akan mendapatkan pembinaan lebih intensif, termasuk materi pencegahan terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan yang disampaikan Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Selain itu, peserta mendapatkan materi nilai-nilai integritas dari Widyaiswara Ahli Madya/Penyuluh Antikorupsi Kota Jayapura serta latihan Peraturan Baris-Berbaris secara intensif di Lapangan Trisila Hamadi.

Dalam proses pembinaan, para peserta juga didukung pelatih fisik dari unsur TNI AD, Jasdam XVII/Cenderawasih dan Koarmada X, pendamping dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Jayapura, serta tim medis dari Puskesmas Twano Jayapura Selatan.

Pemusatan tersebut diharapkan melahirkan Paskibraka yang mampu melaksanakan tugas pengibaran Bendera Merah Putih dengan baik sekaligus membentuk generasi muda yang nasionalis, berintegritas, disiplin, bertanggung jawab dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Para calon Paskibraka juga diharapkan membawa pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan dan latihan sebagai bekal dalam kehidupan serta pembangunan Kota Jayapura dan bangsa Indonesia.(Epen)

Posting Komentar

0 Komentar