Besok Penutupan Paroki Expo 2026 Libatkan Kuliner dan Penampilan Ana Dok.

 

Jayapura, Papua Terbit,- Keuskupan Jayapura menggelar Paroki Expo 2026 selama tiga hari, 8–10 Januari 2026,dengan melibatkan kuliner dan menampilkan penyanyi lokal Papua Ana Dok malam  penutupan(10/1/26), berlangsung di SMA YPPK Taruna Dharma Kotaraja, Kota Jayapura.

Ketua panitia Paroki Ekspo 2026, Petrus Baktiar mengatakan  Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Sinode Keuskupan Jayapura yang dijadwalkan berlangsung pada 2–8 Februari 2026.


"Memasuki hari kedua pelaksanaan, Jumat (9/1/2026), berbagai stand pameran dihadirkan, mulai dari kuliner, kopi, hingga produk kreatif umat paroki," kata Petrus Baktiar,berlangsung di SMA YPPK Taruna Dharma Kotaraja,Jumat(9/1/26)






Selain pameran, Paroki Expo 2026 juga mengusung tema pengurangan sampah plastik sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Jayapura dalam menjaga kelestarian lingkungan. Panitia mendorong penggunaan wadah ramah lingkungan selama kegiatan berlangsung.

Lanjut Baktiar, Pada hari ketiga sekaligus penutupan, Sabtu (10/1/2026), panitia akan menggelar Community Fun Walk yang diikuti sekitar 1.500 peserta.jalam santai Untuk memenuhi kebutuhan air minum tanpa botol plastik sekali pakai.

"Kami juga di dukung oleh  Brimob Polda Papua menyiapkan satu unit water treatment berkapasitas 2.000 liter.

Kemudian, acara penutupan juga akan dihadiri Wali Kota Jayapura, jajaran Polresta Jayapura Kota, serta Uskup Keuskupan Jayapura, yang dijadwalkan mengikuti kegiatan jalan santai bersama umat.

"Malam puncak Paroki Expo 2026 akan dimeriahkan oleh penampilan penyanyi lokal Papua Ana Dok yang lagi naik daun, hiburan stand-up comedy, serta pertunjukan talenta Orang Muda Katolik. Panitia menyiapkan tiket masuk dengan harga Rp10.000 untuk masyarakat yang ingin menyaksikan hiburan penutupan,"ujarnya

Di tambahkan,Paroki Expo 2026 menjadi sarana sosialisasi kepada umat dan masyarakat luas menjelang Sinode Keuskupan Jayapura, yang digelar setiap 20 tahun sekali guna menentukan arah pelayanan Gereja ke depan menuju gereja yang mandiri dan misioner.(Epen Ketaren)

Posting Komentar

0 Komentar