Jayapura, Papua Terbit,- Suasana penuh kehangatan dan persaudaraan terasa di Rumah Jabatan Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru, saat berbuka puasa bersama dengan berbagai elemen masyarakat kota Jayapura.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri unsur Forkopimda Kota Jayapura, mantan walikota Jayapura Benhur Tomi Mano,para tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh adat, perwakilan paguyuban masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, dan hotel Mercure,serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dalam momentum bulan suci Ramadan penuh berkah,Rustan saru bersama keluarga berbagi kepada anak -anak pondok pesantren di rumah jabatannya.
Dalam sambutan, Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berbagi hidangan berbuka, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi untuk memperkuat persaudaraan serta menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kota Jayapura.
Rustan Saru menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum spiritual yang tidak hanya memperkuat hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mempererat hubungan antar sesama manusia.
"Karena ini bulan suci Ramadan, ini tempatnya kita berjabat tangan, saling bersilaturahmi, melepas segala kekhilafan, kekurangan, dan saling memaafkan sehingga hati kembali fitrah dan suci,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan silaturahmi sebagai kekuatan sosial dalam menjaga harmoni di Kota Jayapura.
"Melalui silaturahmi ini kita membangun kekuatan cinta, memperkuat hubungan baik, dan merawat kebersamaan. Kota Jayapura adalah rumah besar kita, istana kebersamaan yang harus kita jaga bersama,"kata Rustan.
Menurutnya, keberagaman yang dimiliki masyarakat Jayapura merupakan kekayaan sosial yang harus terus dipelihara melalui sikap saling menghormati, saling mendukung, dan saling menjaga dalam bingkai persatuan.
Rustan juga menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat.
“Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, paguyuban, organisasi sosial kemasyarakatan, serta semua komponen masyarakat di kota ini harus bersatu. Tanpa dukungan semua lapisan masyarakat, pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kota Jayapura merupakan rumah bersama yang harus dijaga dengan semangat kebersamaan.
“Jika rumah ini kita rawat dengan kebersamaan, saling menghargai dan saling mendukung, maka persatuan akan semakin kokoh dan pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Rustan Saru juga memohon doa serta dukungan masyarakat bagi kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura selama empat tahun ke depan agar dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Saya mohon doa dari seluruh masyarakat agar kami bisa melayani dengan baik. Saya akan terus berjuang bersama Pak Wali untuk menepati janji politik kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Jayapura selama empat tahun ke depan. Itu adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat,” tuturnya
Rustan menambahkan buka puasa bersama ini menjadi simbol kuat bahwa di tengah perbedaan suku, agama, dan latar belakang budaya, masyarakat Kota Jayapura tetap bersatu menjaga persatuan serta bersama-sama membangun kota yang harmonis, maju, dan sejahtera.(Epen Ketaren)




0 Komentar