Jayapura, Papua Terbit,-PT.Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (AMJRN) (Perseroda) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bersama Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Kabupaten Jayapura di Hotel Horison Ultima Jayapura, Kamis (12/3/2026).
Direktur Utama PT.Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani PT AMJRN (Perseroda) Dr. ENTIS SUTISNA, S.E, M.Ak, M.M, Ak, CA menjelaskan RUPS tahun 2026 membahas tiga agenda utama, yakni laporan pertanggungjawaban direksi tahun 2025, pembagian laba atau dividen, serta komposisi modal perusahaan per 31 Desember 2025.
Lanjut Entis, laporan kinerja perusahaan telah diterima oleh para pemegang saham dengan sejumlah catatan pekerjaan perusahaan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
"Ada tiga agenda penting,antara lain menekan tingkat kebocoran air, meningkatkan laba perusahaan, mengurangi piutang rekening air, serta meningkatkan efektivitas penagihan,"ujarnya
Selain itu, perusahaan juga diminta untuk memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat yang belum terjangkau.
Entis mengungkapkan pada tahun 2025 perusahaan mencatat laba sebesar Rp2,8 miliar, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,6 miliar. Namun setelah pembayaran pajak, laba bersih yang menjadi dasar pembagian dividen tercatat sebesar Rp2,6 miliar.
"Perusahaan membayar pajak sebesar Rp200 juta, sehingga laba bersih yang menjadi dasar pembagian dividen adalah Rp2,6 miliar,"terangnya
Sesuai regulasi, 50 persen dari laba bersih akan disetorkan kepada pemerintah sebagai dividen, baik kepada Pemerintah Kota maupun Pemerintah Kabupaten Jayapura sesuai dengan proporsi kepemilikan saham,” jelasnya.
Ia menambahkan tingkat pembayaran rekening air oleh pelanggan saat ini baru mencapai sekitar 65 persen. Karena itu perusahaan terus berupaya meningkatkan efektivitas penagihan serta melakukan efisiensi operasional.
Terkait tarif air, Entis menegaskan tidak ada rencana kenaikan tarif pada tahun 2026 meskipun evaluasi terhadap struktur tarif tetap akan dilakukan ke depan.
“Kami belum merencanakan kenaikan tarif di tahun 2026. Namun ke depan akan dilakukan kajian kembali agar perusahaan tetap sehat dan mampu melakukan investasi untuk perluasan layanan,” ujarnya.
Selain itu, perusahaan juga akan terus mengembangkan produksi air minum dalam kemasan (AMDK) Robongholo sebagai salah satu sumber peningkatan pendapatan. Bahkan dalam RUPS tersebut, Wakil Bupati Jayapura turut memberikan dukungan agar produk AMDK Robongholo dapat digunakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.(Epen)

0 Komentar