Jayapura, Papua Terbit,- Walikota Jayapura, Abisai Rollo, menggelar pertemuan bersama para kepala suku dari wilayah Lapago dan Mepago serta sejumlah tokoh masyarakat pegunungan guna membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Jayapura, menjelang rencana aksi demonstrasi
Pertemuan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan serta mendorong penyampaian aspirasi masyarakat secara damai dan tertib.
Dalam keterangannya, Walikota Abisai Rollo menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang penyampaian aspirasi, namun mengimbau agar dilakukan dengan cara yang santun dan tidak menimbulkan gangguan keamanan.
Besok ada rencana aksi di kota ini. Saya sudah mengumpulkan kepala-kepala suku dari Lapago dan Mepago dan tokoh masyarkat untuk menyampaikan kepada keluarga, anak-anak, dan masyarakat yang berencana turun aksi agar, kalau bisa, tidak melakukan demonstrasi. Namun jika tetap dilakukan, harus tertib, aman, dan tidak anarkis.
Ia juga menegaskan bahwa aparat keamanan dari TNI dan Polri akan tetap menjalankan tugasnya menjaga ketertiban. jika dalam penyampaian aspirasi ada yangg bertindak anarkis, silahkan pihak keamanan mengambil tindakan terukur sesuai aturan yang berlaku.
Walikota Jayapura mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. Kita boleh berbeda suku, ras, dan agama, tetapi kita semua adalah warga Kota Jayapura yang memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kota ini tetap aman dan damai.
Ketua asosiasi kepala suku wilayah Lapago, Mepago, Tabi, Saireri, dan Anim Ha, Malaikat Alfius Tabuni, turut menyampaikan seruan damai kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan warga adat yang berdomisili di Jayapura, Sentani, dan Keerom.
"Kami mengimbau kepada seluruh anak-anak kami, mahasiswa dan masyarakat adat, agar jika tidak perlu, tidak melakukan aksi besok. Namun jika tetap menyampaikan aspirasi, lakukan dengan tertib dan damai, tanpa tindakan anarkis,"ukarnya
Ia juga menekankan pentingnya peran aparat keamanan dalam mengawal jalannya aksi secara humanis serta mengajak masyarakat untuk mendengarkan imbauan para kepala suku demi menjaga kedamaian bersama.
Sementara itu, tokoh pemuda Lapago, Heri Aso, menilai pertemuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap generasi muda dan masyarakat adat.
"Kami berharap pertemuan ini menjadi perhatian bagi teman-teman yang berencana turun aksi. Walikota hadir sebagai orang tua bagi kami, dan ini menunjukkan bahwa kita harus bersama-sama menjaga keamanan kota,"harapnya
Ia juga meminta aparat keamanan untuk mengawal jalannya aksi apabila tetap berlangsung. Kalau memang ada aksi, kami berharap bisa dikawal dengan baik sampai selesai, sehingga aspirasi bisa tersampaikan tanpa menimbulkan gangguan..
Pertemuan ini diharapkan mampu meredam potensi potensi yang tidak di inginkan serta memastikan bahwa setiap bentuk penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara damai dan tertib,(MCL)

0 Komentar