Herman Mulawarman Sholat Idul Adha Bersama Warga Binaan di Lapas Abepura


Jayapura, Papua Terbit,- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua, Herman Mulawarman, melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama warga binaan di Masjid At-Tarbiah Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Abepura, Rabu (27/5/2026).

Kakanwil Herman tiba di area lapas sejak pagi dan langsung bergabung bersama jajaran pegawai serta warga binaan yang telah memadati masjid untuk menunaikan salat Id berjamaah. Ia tampak didampingi Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Adhy Nugroho Utomo, beserta pejabat struktural dan jajaran petugas lapas.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha dimulai sekitar pukul 07.00 WIT dalam suasana aman dan khidmat. Bertindak sebagai imam, Ust. M. Irfan Afandi, sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Ust. Ibnu Fadil, Lc.

Dalam khutbahnya, Ust. Ibnu Fadil mengangkat kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan, pengorbanan, serta ketaatan kepada Allah SWT. Jamaah juga diajak memperkuat kepedulian sosial dan menjaga persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

Usai pelaksanaan salat Id, Herman Mulawarman turut mengikuti kegiatan penyerahan hewan kurban di lingkungan Lapas Abepura. Tahun ini, panitia menerima dua ekor sapi kurban, masing-masing berasal dari pegawai Lapas Kelas IIA Abepura dan bantuan Pemerintah Kota Jayapura melalui Wali Kota Jayapura.

Kakanwil Ditjenpas Papua terlihat menyaksikan langsung proses penyerahan hingga penyembelihan hewan kurban bersama jajaran pegawai lapas. Daging kurban kemudian dibagikan kepada tujuh orang yang berkurban, 95 pegawai, serta diolah oleh dapur lapas untuk dibagikan kepada 722 warga binaan pemasyarakatan.

Di sela kegiatan, Herman juga tampak menyapa sejumlah warga binaan dan petugas lapas. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat mewarnai perayaan Idul Adha di dalam lapas.

“Idul Adha menjadi momentum memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan. Kami ingin warga binaan merasakan suasana hari raya yang penuh makna, sehingga pembinaan spiritual yang diberikan dapat menjadi bekal untuk memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujar Herman Mulawarman.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh kekhusyukan hingga selesai.

Posting Komentar

0 Komentar