Jayapura, Papua Terbit,-Aksi penembakan brutal yang di lakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau Organisasi Papua Merdeka(OPM) pimpinan Kopi tua Heluka yang menembak tiga warga sipil Orang Asli Papua di jalan trans Papua kabupaten Yahukimo Provinsi Papua Pegunungan.
Menanggapi kejadian tersebut Organisasi yang mengatasnamakan organisasi Pemuda Heram mengecam keras aksi penembakan yang di lakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap tiga warga sipil orang asli Papua karena di nilai telah melukai,menodai dan menciderai persodaran sesama orang Asli Papua(OAP)
"Kami juga adalah anak-anak asli Papua merasa terluka, terasa berduka, kata Ketua Pemuda Heram Alberth Modouw saat memberikan pernyataan sikap kepada awak media di Kota Jayapura, Senin (27/7/2026).
Alberth juga menyampaikan rasa turut belasungkawa kepada keluarga korban atas kejadian yang terjadi di Kabupaten Yahukimo.
Menurutnya, peristiwa tersebut menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat sesama anak Papua.
Ia menegaskan bahwa sesama orang Papua harus menjaga persatuan dan tidak saling melukai.
"Kami juga adalah anak-anak asli Papua. Kami merasa terluka dan berduka atas apa yang terjadi terhadap saudara-saudara kami."terangnya
Alberth berharap Ke depan tidak ada lagi aksi-aksi kekerasan seperti ini yang mencederai hati sesama orang Papua.
Alberth mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga persaudaraan dan membangun Papua secara damai.
"Kita harus menjaga kebersamaan agar Papua dapat maju dan berkembang. Mari bersama-sama membangun Papua dengan cara yang baik dan damai, bukan melalui tindakan kekerasan," ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada kelompok seberang yang memperjuangkan kemerdekaan agar mengedepankan cara-cara yang damai dalam menyampaikan aspirasi serta menghindari tindakan yang mengorbankan masyarakat sipil.(Redaksi)

0 Komentar