Generasi Muda Pembaharuan Indonesia Lantik Pengurus Provinsi Papua dan DPC Jayapura–Keerom Periode 2026–2031

 


Jayapura, Papua Terbit,- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda Pembaharuan Indonesia (GMPI) resmi melantik Ketua Dewan Pimpinan GMPI Provinsi Papua serta kepengurusan baru untuk periode 2026–2031. 

Pelantikan berlangsung bersamaan dengan pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, Sabtu (10 Juni 2026), di Hotel Suni Abepura Kota Jayapura. 

Acara pelantikan menghadirkan jajaran pengurus pusat, tokoh pemuda, perwakilan pemerintah daerah, serta undangan dari organisasi kepemudaan setempat. Acara ini menjadi momentum penting bagi gerakan pemuda di Papua dalam memperkuat peran generasi muda di bidang pembangunan dan pembaharuan Sosial.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP GMPI Yohanes Sirat S,.Th,..M.SI..,, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan wujud komitmen organisasi untuk terus mendorong partisipasi aktif pemuda dalam proses pembangunan Daerah.

“Periode 2026–2031 akan menjadi masa strategis bagi GMPI untuk memperluas program yang relevan dengan kebutuhan pemuda Papua, terutama dalam pendidikan, ekonomi, dan pelestarian Budaya,”ungkap Yohanes. 

Yohanes mengatakan, Kehadiran Generasi Muda Pembaharuan Indonesia (GMPI) Tanah Papua melalui pelantikan hari ini di Provinsi Papua, serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, harus memberikan warna baru dan pengaruh positif dalam mendorong generasi muda Papua untuk lebih Aktif.

"Saya sampaikan bahwa ada banyak diskursus soal Papua, namun narasi yang sering tidak dibawa oleh diskusi bukanlah ‘mengapa’ dan ‘apa’, melainkan ‘siapa’ yang harus melakukan perubahan dan pembaharuan. Perubahan itu harus dimulai oleh generasi muda Papua,"katanya.

Lebih lanjut Yohanes menambahkan, diskusi para tokoh tokoh agama sudah sangat banyak, tetapi, GMPI Provinsi  Papua harus bisa mendorong bahwa GMPI ini adalah aksi nyata, dan apa saja programnya? Terutama di aspek ekonomi. Aspek ekonomi penting karena menentukan pergerakan dalam masyarakat. Lalu, juga di aspek politik, karena kebijakan-kebijakan penting perlu Diperhatikan.

"Kami akan bekerja melalui teman-teman di tingkat provinsi dan cabang, paket sampai ke bawah, untuk menggerakkan seluruh pemuda generasi muda Kristen dan Katolik agar lebih aktif berbuat bagi daerah ini. Untuk seluruh Indonesia, GMPI sekarang sudah hadir di 31 provinsi dan 3 negara, yaitu Singapura, Australia, dan Jepang. Ke depan, akan ada beberapa target lagi di luar Negeri,"tegas nya.

Sementara itu Ketua Dewan Pimpinan GMPI Provinsi Papua Deve V Lewerissa berharap, Pemuda Kristen dan Katolik bisa bersatu dan bersinergi untuk melakukan hal-hal yang baik bagi generasi Papua. Targetnya adalah tahun 2045, agar generasi yang baik dapat hadir untuk Tanah Papua ini, terutama pemimpin yang takut akan Tuhan, sehingga pekerjaannya baik dan menghasilkan hal yang Baik.

“Saya sangat berterima kasih karena Ketua Umum DPP GMPI telah percaya saya untuk menjadi Ketua Provinsi Papua, GMPI di tanah Papua baru saja hadir, dan kami bersyukur serta memuji Tuhan karena dapat berjalan. Target kami memang generasi Muda Papua harus maju di depan, generasi ini harus dibangun imannya. dan  karena ini organisasi Kristen dan Katolik, saya menekankan kesatuan dari berbagai denominasi yang Ada,"ungkap nya. 

Ia menyampaikan, GMPI akan melakukan konsultasi, terutama dengan kabupaten maupun kota, serta bergandengan tangan dengan masing-masing pihak untuk bersama-sama melihat hal-hal yang menarik dan unik yang bisa dikembangkan bagi generasi muda di kota maupun Kabupaten. 

"Kami akan melakukan pelantikan di kabupaten mereka masing-masing, dan kami berkerja membangun generasi Muda Papua lebih baik ke Depan,"pungkas nya.(Alex)

Posting Komentar

0 Komentar