Himbauan

Himbauan
Mengibarkan Bendera Merah Putih

Kolaborasi BRI Regional 18 Jayapura, Resmikan Tiga Jamban Sehat di Abepura

 


Jayapura, Papua Terbit, - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office 18 Jayapura melalui Program Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jayapura dan BKKBN Provinsi Papua dalam mencegah penurunan angka stunting di kota Jayapura.

Peresmian bantuan jamban sehat dilakukan oleh Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru bagi keluarga berisiko stunting (KRS) di Kampung Tiba-Tiba, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Selasa (28/7/2026).

Pembangunan dan perbaikan sanitasi tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Wakil Menteri Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN di Kota Jayapura pada 27 Juni 2026 dalam rangka mendukung upaya pencegahan stunting melalui Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

Rustan Saru mengatakan melalui program BRI Peduli TJSL, BRI Jayapura memberikan bantuan pembangunan tiga jamban sehat bagi tiga keluarga risiko stunting yang berada di RT 003/RW 008 Kampung Tiba-Tiba, Kelurahan Yobe, Distrik Abepura yang dihuni sekitar 60 kepala keluarga.




Lanjutnya, penyediaan sanitasi layak menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah stunting, karena lingkungan yang tidak sehat dapat menjadi sumber penyakit yang berdampak terhadap tumbuh kembang anak.

Jamban sehat merupakan salah satu faktor penting untuk mencegah stunting. Dengan adanya sanitasi yang baik, anak-anak dapat terhindar dari kuman yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan,” ujar Rustan Saru.

Menurutnya, kebiasaan buang air besar (BAB)sembarangan dapat menyebabkan penyebaran bakteri melalui lalat maupun lingkungan sekitar yang kemudian berpotensi mengganggu kesehatan keluarga, terutama anak-anak.

"Kalau anak sakit, asupan gizinya terganggu. Ketika gizi kurang, maka risiko stunting bisa terjadi. Karena itu, bantuan ini merupakan investasi di bidang kesehatan agar anak-anak kita tumbuh berkembang sehat dan memiliki masa depan yang baik," katanya.

Rustan juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas jamban sehat dengan baik serta menjaga kebersihan lingkungan. Ia meminta orang tua rutin membawa anak balita dan ibu hamil ke Posyandu maupun fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan secara berkala.

"Kalau ada gangguan kesehatan, segera diperiksa. Pencegahan lebih baik dilakukan sejak dini agar anak-anak kita tetap sehat dan tumbuh optimal,"tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kemendukbangga BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar menyampaikan bahwa angka stunting di Provinsj Papua masih berada pada kisaran 24 persen. Khusus Kota Jayapura, posisi stunting terus mengalami perbaikan sekitar 18 persen dibandingkan daerah lain di Papua.

Ia mengatakan, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi berbagai pihak karena pemerintah memiliki keterbatasan dalam pembiayaan dan sumber daya.

“Program GENTING tidak hanya melalui bantuan jamban sehat, tetapi juga dapat dilakukan melalui dukungan makanan bergizi seperti pemberian telur dan intervensi lainnya. Dengan kolaborasi bersama, kita berharap angka stunting terus menurun,” ujarnya.

Kolaborasi antara BRI, Pemerintah Kota Jayapura, dan BKKBN Papua menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sanitasi sehat dan pencegahan stunting di Kota Jayapura(Epen).



Posting Komentar

0 Komentar