Himbauan

Himbauan
Mengibarkan Bendera Merah Putih

Pemprov Papua Apresiasi WKRI DPD Keuskupan Jayapura Dukung Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

 


Jayapura,Papua Terbit,- Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi peran Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) DPD Keuskupan Jayapura dalam mendukung upaya pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan penguatan ketahanan keluarga melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 WKRI.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Papua, Selvina Y. Imbiri, saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-102 WKRI yang dirangkaikan dengan Pesta Pelindung Santa Ana di Jayapura.

Selvina mengatakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan WKRI tidak hanya menjadi perayaan organisasi seremonial saja tetapi juga mencerminkan komitmen dalam mendukung program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Papua.

"Ini merupakan tiga momentum kegiatan yang dilaksanakan dan berpuncak pada hari ini dalam Pesta Pelindung Santa Ana. Sebelumnya telah dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan dengan tema Melanjutkan Langkah Harapan Mewujudkan Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi," ujarnya.

Menurut Selvina, Pemerintah Provinsi Papua memandang kegiatan WKRI sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan gereja dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta ketahanan keluarga.

Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah positif dalam membantu pemerintah melaksanakan berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat.

"Ini adalah bentuk komitmen gereja untuk bersama-sama menyelaraskan program dan kegiatan dalam fungsi penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta ketahanan keluarga. Kami melihat ini sebagai sinergi dan kolaborasi yang baik yang membantu pemerintah dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan, baik di tingkat organisasi perempuan maupun komunitas," katanya.

Selvina berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, WKRI, organisasi perempuan, dan organisasi keagamaan dapat terus diperkuat untuk mewujudkan perempuan yang berdaya serta anak-anak yang terlindungi di Tanah Papua.

"Harapan kami ke depan adalah adanya komitmen bersama antara pemerintah, WKRI, organisasi perempuan, dan organisasi gereja. Tujuan kita sama, yaitu membantu, menolong, melindungi, dan memberdayakan perempuan serta anak-anak di Tanah Papua," tutupnya(Epen)

Posting Komentar

0 Komentar