Jayapura, Papua Terbit,- Sebanyak 614 murid baru SMAN 4 Jayapura mengikuti penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di halaman sekolah, Jumat (10/7/2026). Selama lima hari pelaksanaan, para murid dibekali berbagai materi yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pengenalan lingkungan sekolah.
Kepala SMAN 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd., mengatakan MPLS merupakan tahap awal untuk membangun karakter peserta didik agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta memiliki semangat belajar yang tinggi.
Menurutnya, selama kegiatan para murid diberikan penguatan nilai disiplin, budaya sekolah yang aman dan nyaman, serta motivasi untuk meraih prestasi akademik maupun non akademik.
"Disiplin bukan hanya mematuhi tata tertib sekolah, tetapi juga membangun kebiasaan belajar yang konsisten dan bertanggung jawab terhadap setiap tugas akademik," ujar Widya.
Selain itu, peserta MPLS menerima materi dari berbagai narasumber, meliputi penyuluhan Badan Narkotika Nasional (BNN), pencegahan perundungan (bullying), program Adiwiyata, tata tertib sekolah, pengenalan sarana dan prasarana, kegiatan ekstrakurikuler, serta kurikulum dan kebijakan pembelajaran.
Panitia juga memberikan pembekalan mengenai Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) sebagai upaya menanamkan karakter positif sejak dini.
Widya menjelaskan tema MPLS tahun ini, "Membentuk Generasi Beriman, Berkarakter, Berprestasi, dan Berwawasan Lingkungan", menjadi dasar penyusunan seluruh materi selama kegiatan berlangsung.
Ia juga mengajak orang tua untuk terus berkolaborasi dengan sekolah dalam membangun budaya disiplin dan semangat belajar sebagai tanggung jawab bersama dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.
Sementara itu, Pengawas Pembina SMAN 4 Jayapura, Kresencia Lesomar, S.Pd., M.Pd., mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., mengatakan penguatan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi peserta didik.
Menurutnya, materi mengenai kepedulian lingkungan, pencegahan bullying, dan penyalahgunaan narkoba menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif.
Ketua Panitia MPLS SMAN 4 Jayapura, Felisia, S.Pd., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membantu murid baru mengenal lingkungan sekolah, memahami tata tertib, serta mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.
Selain penyampaian materi di dalam kelas, para murid juga mengikuti kegiatan lapangan dan diskusi kelompok untuk melatih kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama.
"Harapannya, seluruh murid baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menerapkan nilai-nilai yang diperoleh selama MPLS, serta aktif mengikuti berbagai kegiatan untuk meraih prestasi akademik maupun nonakademik," kata Felisia.(Epen)




0 Komentar