Himbauan

Himbauan
Mengibarkan Bendera Merah Putih

Dinas Pendidikan Jayapura Komitmen Kembangkan Cagar Budaya

 


Jayapura, Papua Terbit, -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura kolaborasi dengan pemangku kepentingan komitmen mengembangkan cagar  budaya sebagai warisan.

Hal ini di sampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Grace Linda Yoku dalam  Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Pengembangan Cagar Budaya Kota Jayapura Tahun 2026. 

Kegiatan ini mempertemukan pemangku kepentingan dari pemerintah daerah, Balai Pelestarian Kebudayaan, unsur pariwisata, serta para praktisi dan praktisi sejarah lokal untuk mengevaluasi kondisi cagar budaya yang telah ditetapkan dan merumuskan langkah pengembangan ke Depan.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Grace Linda Yoku, menjelaskan, peserta FGD meninjau capaian pengelolaan yang selama ini sudah dilakukan dan membahas strategi agar pengelolaan cagar budaya selaras dengan peraturan perundang-undangan dan kebijakan Daerah.

Dalam forum diskusi,tutur Linda bahwa Kota Jayapura telah memiliki sejumlah cagar budaya yang diresmikan melalui keputusan daerah, antara lain koleksi cagar budaya yang terdiri dari 15 SK dan beragam kategori: struktur bangunan bersejarah, situs, kawasan, dan benda-benda berharga Lainnya.

Linda menekankan pentingnya kolaborasi antara tiga pihak utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Dinas Pariwisata, dan Balai Pelestarian Kebudayaan dalam mengelola warisan Budaya.

"Sinergi antar institusi menjadi kunci agar pemanfaatan cagar budaya tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan nilai pelestarian, pendidikan, dan ekonomi budaya bagi masyarakat kota,"ucap Linda. 

Linda menjelaskan, sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merencanakan beberapa langkah operasional:

Memperbaharui inventaris cagar budaya dan menerbitkan dokumentasi resmi yang mudah diakses pemangku kepentingan. 

Lanjutnya menyusun jadwal penelitian dan konservasi prioritas pada situs dan struktur yang kondisinya memerlukan penanganan segera.

"Menyelenggarakan pelatihan teknis konservasi dan pengelolaan untuk petugas dinas serta penggiat budaya komunitas,"ujarnya

kemudian, mengembangkan paket interpretasi dan rute wisata budaya yang berorientasi pendidikan dan konservasi.

"Memfasilitasi forum lintas sektor untuk memastikan koordinasi efektif antara dinas, balai pelestarian, sektor pariwisata, dan masyarakat,"tambahnya

Kegiatan FGD ini merupakan bagian dari program tahunan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang berfokus pada pengembangan bahasa, seni, dan kebudayaan daerah sebagai fondasi pelestarian identitas lokal. 

Dengan meneguhkan aturan hukum dan memperkuat kapasitas pengelolaan, diharapkan cagar budaya Kota Jayapura tidak hanya terjaga keberadaannya, tetapi juga termanfaatkan sebagai sumber pengetahuan, kebanggaan, dan kesejahteraan masyarakat Lokal," pungkas Linda.(Alex)

Posting Komentar

0 Komentar