Ketua Pokja Perempuan MRP PBD Lakukan Penyaluran Aspirasi Tentang Otsus di Distrik Manoi Kota Sorong

 


Sorong, Papua Terbit,- Ketua Pokja Perempuan Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya (MRP PBD), Dorce Kambu, S.Sos melaksanakan kegiatan Penyaluran Aspirasi Masyarakat Adat, Umat Beragama, Kaum Perempuan dan Masyarakat Pada Umumnya tentang Perencanaan, Penganggaran dan Penggunaan Dana Otonomi Khusus Papua di Distrik Manoi, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya yang berlangsung pada, Senin 24 Agustus 2026.

Kegiatan penyaluran aspirasi ini dihadiri oleh Kepala Distrik Manoi, Kepala Kelurahan Klaligi, Kelurahan Malawei, Kelurahan Remu Selatan perwakilan SMA Siloam Sorong, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda yang ada di Distrik Manoi, Kota Sorong. 

Penyaluran aspirasi yang dilakukan oleh MRP PBD di Distrik Manoi, terkait perencanaan, penganggaran, dan penggunaan dana Otsus merupakan yang pertama kali dilakukan. Berbagai masukan, terkait penggunaan dana Otsus disampaikan oleh pihak Distrik Manoi, para perwakilan kelurahan, pihak sekolah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, hingga tokoh pemuda. 

Pihak sekolah berharap dana Otsus bisa tepat sasaran, terutama bantuan kepada para siswa/siswi orang asli Papua yang banyak menempuh pendidikan di sekolah-sekolah swasta yang ada di Kota Sorong. Selain itu, dana Otsus bisa diberikan juga kepada distrik dan kelurahan, sehingga ada program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan ditingkat distrik dan kelurahan. 

Tak hanya itu, bantuan Otsus juga harus menyentuh langsung kepada orang asli Papua (OAP) yang sudah lansia dan difabel (disabilitas) serta mendukung pemberdayaan ekonomi OAP, seperti tempat cuci motor, pangkas rambut dan lapak UMKM bagi mama-mama Papua yang ada di Kota Sorong.

Dalam penyaluran aspirasi ini, masyarakat Papua yang ada di Kota Sorong meminta agar perencanaan dana Otsus hingga penggunaannya bisa dilakukan secara transparan, sehingga dapat diketahui oleh orang asli Papua (OAP) dan seluruh masyarakat yang ada di Kota Sorong. Selain itu, dampak dana Otsus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Papua di Provinsi Papua Barat Daya.

Menanggapi berbagai masukan ini, Ketua Pokja Perempuan MRP PBD, Dorce Kambu menjelaskan bahwa pihaknya datang untuk mendengarkan secara langsung aspirasi dari masyarakat dan tidak menjanjikannya, namun akan diteruskan ke Gubernur Papua Barat Daya dan Walikota Sorong serta masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik provinsi dan kota, terutama yang mengelola dana Otsus.

“Dana Otsus ini ditransfer langsung dari pemerintah pusat ke rekening pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang ada di seluruh tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya, termasuk Kota Sorong,” jelasnya. 

Kata Dorce, berbagai masukan yang disampaikan oleh bapak/ibu ini akan dilanjutkan dalam rapat kerja bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan instansi terkait lainnya, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindagkop), Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan instansi lainnya, baik Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua Barat Daya yang akan diundang oleh MRP PBD.

“Kami akan teruskan aspirasi dari bapak/ibu, berkaitan dengan perencanaan, penganggaran dan penggunaan dana Otsus ke berbagai instansi terkait, sehingga kedepan dana Otsus bisa tepat sasaran dan menyentuh langsuung ke orang asli Papua (OAP) sebagai penerima manfaat dari dana Otsus tersebut,” ungkapnya. (Redaksi)

Posting Komentar

0 Komentar