Sentani, Papua Terbit,- Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office 18 Jayapura menggelar kegiatan Semarak Merah Putih serentak seluruh Indonesia bersama masyarakat Kampung Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Sabtu(22/8/26)
Regional CEO BRI Region 18 Jayapura, Fahmi Rahendas, menyebutkan Kampung Doyo Baru berhasil menorehkan prestasi masuk dalam 25 nominasi Besar Desa BRILiaN 2026 tingkat nasional dari seluruh kampung dan desa yang mengikuti program pemberdayaan desa Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Indonesia.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan karena Kampung Doyo Baru, mampu membawa nama Papua dalam ajang tingkat nasional.
Di katakan,kampung Doyo Baru terpilih sebagai salah satu dari 25 desa binaan terbaik karena dinilai memenuhi sejumlah kriteria yang ditetapkan dalam program Desa BRILiaN.
Prestasi tersebut menjadi bagian dari program Desa BRILiaN 2026, sebuah inisiatif pemberdayaan desa yang mendorong pengembangan potensi ekonomi, digitalisasi, inovasi serta kemandirian masyarakat desa
Menurutnya, BRI memiliki lebih dari 5.000 desa binaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 25 desa dipilih berdasarkan sejumlah indikator, termasuk keaktifan perangkat kampung, penerapan digitalisasi serta pengelolaan usaha desa.
"Dari 5.000 lebih desa binaan yang ada di Indonesia, kami memilih berdasarkan kriteria tertentu. Contohnya adalah keaktifan dari perangkat kampung atau perangkat desa dalam mengikuti proses ini,” ujar Fahmi.
Ia menjelaskan, Kampung Doyo Baru memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya telah menerapkan konsep desa digital. Keberadaan dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berjalan baik juga menjadi salah satu pertimbangan dalam penilaian.
Kampung Doyo Baru diketahui telah menjalankan konsep kampung berbasis digital selama sekitar dua tahun. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi yang mendukung kemandirian kampung di tengah perkembangan teknologi.
“Di sini juga sudah termasuk desa digital. Kemudian di sini juga punya BUMDes yang berjalan dengan baik. Kriteria-kriteria itu yang membuat Kampung Doyo Baru menjadi salah satu dari 25 terbaik di Indonesia,” jelasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pemberdayaan, BRI juga memberikan pendampingan kepada Kampung Doyo Baru melalui tim dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Pendampingan tersebut dilakukan melalui pelatihan selama satu minggu. Selain membantu kampung meningkatkan capaian dalam program Desa BRILiaN, kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan edukasi agar pengelolaan potensi kampung dapat semakin baik ke depan.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jayapura. Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, menilai capaian Kampung Doyo Baru merupakan prestasi yang patut diapresiasi sekaligus menjadi motivasi bagi kampung-kampung lainnya.
Menurutnya, keberhasilan Doyo Baru masuk 25 besar Desa BRILiaN menunjukkan adanya upaya pemerintah kampung bersama masyarakat untuk membangun kemandirian melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.
"Ini merupakan prestasi yang sangat baik. Dan ini harus menjadi motivasi serta contoh bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Jayapura maupun seluruh Tanah Papua," ujar Haris.
Kepala Kampung Doyo Baru, Marice Yappo, SH, juga mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menilai prestasi itu menjadi amanah sekaligus motivasi bagi pemerintah kampung dan masyarakat untuk semakin giat mengembangkan potensi ekonomi, khususnya UMKM di era digitalisasi.
Menurut Marice, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pemerintah kampung, tetapi juga merupakan hadiah bagi seluruh masyarakat Kampung Doyo Baru.
Tak lupa,Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura yang selama ini memberikan dukungan, BRI yang terus mendampingi Kampung Doyo Baru, serta seluruh masyarakat yang turut berkontribusi hingga kampung tersebut berhasil masuk dalam 25 besar Desa BRILiaN 2026.(Epen)


0 Komentar