Peta RIPPDA disusun, Pemandu Wisata Angel Soroti Kendala Trip ke Tempat Destinasi

 


Jayapura, Papua Terbit,-Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA) oleh Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata mendapat dukungan dari pelaku pariwisata, termasuk pemandu wisata atau tour guide.

Pemandu Wisata Papua, Angel Lilihata, menilai RIPPDA penting sebagai acuan bagi pelaku pariwisata dalam menentukan dan  menyusun paket perjalanan ke berbagai destinasi wisata di Kota Jayapura.

Penyusunan RIPPDA tersebut dibahas melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dibuka Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Kota Jayapura, Selasa (1/9/2026).

"Saya secara pribadi sebagai seorang tour guide atau pelaku pariwisata di lapangan merasa sangat mempermudah kami melakukan trip ke tempat Destinasi wisata,tadi kami lihat sudah ada 129,dan bahkan lebih tempat wisata,"kata Angel.

Menurutnya, penyusunan RIPPDA kepastian mengenai destinasi yang dapat dikunjungi akan membantu tour guide dan agen perjalanan menyusun paket wisata bagi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

Namun, Angel juga menyoroti sejumlah kendala yang masih ditemui ketika membawa wisatawan melakukan perjalanan ke sejumlah destinasi.

Ia mengatakan, persoalan tersebut antara lain berkaitan dengan kesiapan masyarakat di sekitar destinasi dalam menerima wisatawan serta persoalan pembayaran yang terkadang menimbulkan perbedaan permintaan di lapangan.

"Terkadang kami mendapati masalah pada saat melakukan trip atau tour ke tempat destinasi yang ada. Itu terjadi banyak kendala bersama dengan turis kami. Masyarakat setempat mungkin ada yang mabuk, ada yang tidak bisa menerima pembayaran yang kami lakukan dan meminta lebih, dan sebagainya,” ujarnya.

Karena itu, Angel berharap pemerintah melakukan survei dan pemantauan secara berkala terhadap destinasi wisata yang akan dikembangkan maupun dipasarkan kepada wisatawan.

Menurutnya, survei lapangan diperlukan untuk mengetahui secara langsung kondisi destinasi serta kesiapan masyarakat dalam menerima kunjungan wisatawan.

“Ke depannya pemerintah mungkin bisa melakukan survei lebih, agar kami para pegiat, para pelaku pariwisata bisa melakukan pekerjaan kami dan mendatangkan turis asing sebagai pengunjung di tempat atau Kota Jayapura ini tanpa mendapatkan masalah ke depannya,” katanya.

Angel menegaskan, pelaku pariwisata membutuhkan dukungan pemerintah yang berkelanjutan. Menurutnya, penyusunan RIPPDA harus diikuti dengan pembenahan dan evaluasi di lapangan agar pengembangan destinasi tidak berhenti pada perencanaan,tetapi dapat digunakan secara berkelanjutan untuk mendukung kegiatan pariwisata di Kota Jayapura.

Ia berharap pemerintah dan pelaku pariwisata dapat terus membangun kemitraan sehingga pengembangan pariwisata Kota Jayapura tidak hanya meningkatkan jumlah destinasi yang ditawarkan, tetapi juga memastikan keamanan tempat destinasi tersebut siap menerima wisatawan(Epen)

Posting Komentar

0 Komentar