Jayapura, Papua Terbit,- Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Jayapura menyatakan dukungan penuh terhadap deklarasi anti narkoba yang dilaksanakan SMA Negeri 4 Jayapura bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua.
Dukungan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Rocky Bebena kepada awak media usai rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 SMA Negeri 4 Jayapura, Kamis(29/1/26)
Kata Rocky bahwa Disdikbud mengapresiasi inisiatif pihak sekolah yang berkomitmen melindungi peserta didik dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Terima kasih kepada Kepala Sekolah, Ibu Widya Kusmayanti, yang sudah menginisiasi deklarasi anti narkoba bersama BNN. Ke depan, dinas juga akan melanjutkan kerja sama dengan BNN agar tidak hanya SMA Negeri 4, tetapi seluruh sekolah di Kota Jayapura bisa bersama-sama melindungi anak-anak kita dari narkoba,” ujar perwakilan Disdikbud Kota Jayapura.
Ia menegaskan, bahaya narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga berdampak luas terhadap keluarga, masyarakat, dan masa depan generasi muda.
“Hari ini kita bicara prestasi, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita merangkul anak-anak yang memiliki masalah. Ketika anak yang bermasalah bisa berprestasi, di situlah letak perubahan pendidikan yang membawa kemajuan bagi Kota Jayapura,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa peringatan HUT ke-29 SMA Negeri 4 harus menjadi momentum untuk meningkatkan motivasi belajar sekaligus pembentukan karakter siswa.
“Ulang tahun sekolah harus menambah semangat untuk berekspresi. Di era digitalisasi ini, yang paling penting adalah bagaimana siswa mampu mengekspresikan karakter melalui prestasi. Tanpa karakter yang baik, prestasi akan menjadi sia-sia,” ujarnya.
Ia juga mengibaratkan nama besar SMA Negeri 4 sebagai sebuah “merek” yang sudah dikenal luas oleh masyarakat.
“Kalau kita tawarkan Aqua dengan merek lain, orang sudah tahu kualitas Aqua. Begitu juga dengan SMA 4, namanya sudah dikenal. Tantangannya sekarang adalah mempertahankan prestasi itu, karena mempertahankan lebih sulit daripada meraih,” kata Rocky.
Menurutnya, menjelang usia ke-30 tahun, SMA Negeri 4 diharapkan terus mengembangkan potensi yang ada dengan menciptakan inovasi-inovasi baru yang mampu menarik minat masyarakat.
“Yang paling penting adalah karakter anak-anak, guru, dan tenaga kependidikan harus semakin baik, tidak mencoreng nama keluarga, nama sekolah, maupun pemerintah. Sekolah harus menjadi tempat lahirnya generasi berkarakter dan berprestasi,” tegasnya.
Ia juga mengaitkan hal tersebut dengan visi dan misi Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan.
“Kebutuhan dasar pendidikan bukan hanya soal sarana dan prasarana, tetapi bagaimana karakter anak dibentuk sejak dini di lingkungan sekolah. Dari sinilah diharapkan bisa menekan angka kenakalan maupun kriminalitas di kalangan pelajar,” pungkasnya.(Epen)

0 Komentar