Pesan Natal di Kemenkum Papua,Pastor Bunay: Roh Kudus Sebagai Benteng Konflik

 


Jayapura,Papua Terbit- Ibadah Natal Persekutuan Oikumene di Lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua, Kanwil Ditjen Imigrasi Papua, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Papua, Kanwil Kementerian HAM Papua Barat Wilayah Kerja Papua di Aula Utama Kanwil Kemenkum Papua di Jalan Raya Abepura, Kota Jayapura, Selasa, (6 /1/26).

Perayaan Natal tersebut mengusung Tema ‘Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga’ yang terdapat di dalam Injil Matius 1:21-24 dan Sub Tema ‘Melalui Natal Persekutuan Oikumene, Kita Wujudkan Kepedulian dan Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat di Tanah Papua’.

Pelayan Firman, Pastor John Bunay, Pr menyampaikan pesan natal di kantor wilayah Kemenkum bahwa  pentingnya peran Roh Kudus dalam menjaga keharmonisan keluarga, dan ajakan bagi setiap pribadi untuk menggunakan seluruh potensi hidupnya demi kemuliaan Tuhan.

“Roh Kudus sebagai Benteng dalam Konflik Rumah Tangga,” tegasnya

Menurut Pastor Bunay, dalam kehidupan rumah tangga, kemarahan antara suami dan istri adalah hal yang biasa terjadi. Namun, ia mengingatkan orang Kristen jika ada dalam situasi tersebut wajib mengaminkan keberadaan Roh Kudus sebagai benteng penolong. 

“Dengan mengandalkan Roh Kudus, kata-kata negatif yang masuk melalui telinga dan mata tidak akan menyebabkan sakit hati dalam pikiran dan hati. Ingat, hati yang gembira adalah obat,” tegasnya.

Mengakhiri khotbahnya, ia meminta setiap orang untuk meneladani 3 Orang Majus yang memberikan yang terbaik. Menurutnya, mereka tidak hanya membawa persembahan fisik berupa emas, mur, dan kemenyan, tetapi juga menggunakan kepintaran mereka untuk mencari Yesus sang Juru Selamat. 

“Hidup ini adalah kesempatan untuk melayani Tuhan. Setiap orang dipanggil untuk mempersembahkan apa yang mereka miliki, baik itu otak atau kepintaran, karakter, talenta, maupun potensi. Yang digunakan bagi kemuliaan Allah di tempat yang maha tinggi. Melayani lebih sungguh menjadi inti dari pesan yang disampaikan kepada jemaat,” pesan Pastor. 

Perayaan Natal tersebut dihiasi dengan pujian yang dinyanyikan oleh Yayasan Humania, Sonya Bara, Pegawai Kanwil Kemenkum Papua, Trio Swat, dan Konak Akustik Papua. Serta Diakhiri dengan penukaran kado natal.(Epen )

Posting Komentar

0 Komentar