Senator Arianto Kogoya Minta Pemerintah Pusat Bangun RS Vertikal di Wamena Untuk Tunjang Kesehatan Masyarakat di Wilayah Papua Pegunungan

 

Jayapura, Papua Terbit,-Senator asal Papua Pegunungan, Arianto Kogoya, menegaskan bahwa wilayah Papua Pegunungan saat ini sangat membutuhkan pembangunan rumah sakit vertikal atau rumah sakit tipe B sebagai rumah sakit rujukan regional.

Menurut Arianto, sebagian besar rumah sakit di daerah otonomi baru tersebut masih berstatus tipe C, sehingga belum mampu menangani kasus-kasus medis yang membutuhkan pelayanan spesialis dan fasilitas yang lebih lengkap.

"Kami mengapresiasi jatah enam rumah sakit dari Kementerian Kesehatan untuk Papua Pegunungan. Namun kami tetap membutuhkan rumah sakit rujukan atau rumah sakit tipe B yang bisa melayani seluruh kabupaten," ujar Arianto, Rabu (25/2/2026)

Ia menyebut, lokasi yang paling strategis untuk pembangunan rumah sakit vertikal adalah di Wamena, ibu kota Provinsi Papua Pegunungan. Wamena dinilai menjadi titik sentral pelayanan kesehatan bagi delapan kabupaten di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil pengawasan saat reses di daerah pemilihan, Arianto mengaku menemukan banyak warga yang belum tertangani secara optimal akibat keterbatasan fasilitas, obat-obatan, serta tenaga medis di RSUD Wamena.

Saat ini, RSUD Wamena merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dengan status tipe C. Kapasitasnya dinilai belum memadai untuk menampung rujukan dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan, sehingga kerap terjadi overkapasitas pasien.

Arianto menilai, pembangunan rumah sakit milik pemerintah provinsi di Wamena sebagai ibu kota provinsi harus segera diwujudkan dalam satu hingga dua tahun ke depan. Namun, ia menyadari keterbatasan fiskal pemerintah daerah.

"Kami melihat pemerintah provinsi tentu memiliki keterbatasan fiskal dalam APBD, apalagi di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Banyak program prioritas yang harus disesuaikan," ujarnya.

Karena itu, ia memohon intervensi langsung dari Menteri Kesehatan agar pemerintah pusat dapat mengambil peran dalam pembangunan rumah sakit vertikal di Papua Pegunungan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendengar adanya pemanggilan Gubernur dan Kepala Dinas Kesehatan oleh Kementerian Kesehatan untuk membahas rencana pembangunan rumah sakit tersebut.

"Kami berharap rencana ini benar-benar bisa diwujudkan dalam waktu dekat. Pemerintah pusat perlu hadir langsung demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Papua 

Pegunungan, sehingga warga tidak lagi harus pergi jauh ke Jayapura untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak," tutupnya. (Redaksi)

Posting Komentar

0 Komentar