Wamena, Papua Terbit,- Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau harga dan kelayakan bahan pokok di sejumlah pasar di wilayah Wamena, Sabtu (14/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, dewan menyoroti temuan barang kedaluwarsa yang masih diperjualbelikan serta ketidakseragaman harga di pasar.
Ketua Komisi B DPRK Jayawijaya, Yosep Lokobal, mengungkapkan kekhawatirannya terkait adanya beberapa jenis bahan pokok yang masa berlakunya telah habis di tahun 2025 namun masih dipajang di rak dagangan pada tahun 2026.
"Kami menemukan produk yang masa eksplorasinya (kedaluwarsa) sudah lewat di tahun 2025, tapi masih dijual tahun ini. Ini ancaman serius bagi konsumen. Kami meminta dinas terkait untuk segera turun ke lapangan dan menindak tegas pedagang nakal tersebut agar masyarakat tidak keracunan," tegas Yosep.
Selain masalah kedaluwarsa, Yosep juga mengkritisi harga produk lokal seperti air mineral kemasan merek Pikeyro dan Akuen yang diproduksi di Wamena. Ia menilai harga produk lokal tersebut tidak masuk akal karena dijual setara dengan produk kiriman dari luar daerah.
"Produk lokal seperti Pikeyro dan Akuen harganya Rp 10.000, sama dengan harga Aqua yang didatangkan dari Jayapura. Seharusnya produk lokal bisa di harga Rp 5.000 atau Rp 6.000. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami bersama pemerintah," ujarnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi B DPRK Jayawijaya, Tadius Mabel, menyoroti fluktuasi harga yang berbeda-beda di setiap titik lokasi penjualan. Menurutnya, perbedaan harga di Jalan Irian, kawasan Misi, dan Pasar Baru sangat meresahkan warga.
"Pemerintah harus segera mengintervensi agar harga barang menjadi seragam. Harus ada standarisasi harga supaya masyarakat tidak tercekik saat berbelanja," KataTadius.
Tadius menambahkan bahwa ketimpangan harga ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat lokal, di mana uang hasil jualan mereka seringkali hanya cukup untuk membeli sedikit bahan pokok seperti minyak goreng atau beras satu kilogram saja.
Komisi B DPRK Jayawijaya berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk menertibkan harga dan memastikan keamanan pangan di wilayah Jayawijaya.(Amatus)

0 Komentar