Jayapura, Papua Terbit,-Festival dan Open Turnamen Kejuaraan Karate klub BKKBN yang memperebutkan piala Kepala Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Papua dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, berlangsung 9- 11 April 2026 di GOR Waringin Kota Jayapura,Kamis( 9/4/26)
Asisten III Setda Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya membangun generasi emas melalui olahraga karate. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam membina karakter anak-anak muda agar terhindar dari pengaruh negatif, seperti narkoba, sekaligus mendukung tercapainya target Generasi Emas 2045, khususnya bagi masyarakat Papua.
Ketua Umum Pengprov FORKI Papua, Anthonius M. Ayorbaba memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Kantor BKKBN Provinsi Papua beserta jajaran dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kejuaraan ini.
Ia menekankan bahwa kejuaraan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wujud nyata pembinaan karakter dan kedisiplinan generasi muda.
Lanjutnya, kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah yaitu Kota Jayapura,Kabupaten Jayapura, Biak Numfor, dan Mimika, tetapi juga dari Provinsi Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
Anthonius menegaskan bahwa kualitas wasit FORKI Papua, yang telah mencapai level internasional, menjadi salah satu kebanggaan organisasi. Salah satu wasit internasional yang diperkenalkan adalah Manase Opure, yang sering memimpin pertandingan di tingkat nasional maupun internasional.
"Kepada seluruh wasit, kami minta untuk menjaga profesionalisme dan menerapkan prinsip fair play agar pembinaan atlet berjalan sesuai pedoman,” katanya
Ia mengakui masih ada kekurangan fasilitas teristimewa penanganan tenaga medis Kepada para atlet, Anthonius berpesan agar mereka menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, dan terus berlatih dengan disiplin untuk menjadi juara.
"Saya minta koordinasi yang lebih baik agar risiko cedera fatal pada atlet dapat diminimalisir,ini sebagian anak anak kita masih terus meningkatkan kemampuan dalam bela diri karate melalui Forki,"tuturnya
Sementara itu, Kepala Kemendukbangga BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, memberikan apresiasi kepada klub dan orang tua peserta karena telah mendukung penuh anak-anak untuk tampil dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Menurut Sarles, BKKBN hanya menopang secara moril, sementara pembinaan dan pengembangan dilakukan oleh klub FORKI Papua.
Di tambahkan, Ketua Panitia Penyelenggara, Ricky Repasi, menyebutkan bahwa jumlah peserta mencapai 518 atlet dari 29 tim, dengan 436 kategori, termasuk 173 peserta pemula untuk anak-anak.
Menurutnya, inisiatif penyelenggaraan turnamen ini berasal dari orang tua peserta yang bekerja sama dengan FORKI Papua dan didukung oleh Kepala BKKBN Provinsi Papua sebagai sponsor.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga platform bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan karate, memperkuat karakter, dan membangun sportivitas di tengah masyarakat Papua.(Epen Ketaren)




0 Komentar