Jayapura, Papua Terbit, - Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata Kota Jayapura menggelar Final Show Tan Monj Port Numbay 2026 yang diikuti 20 peserta finalis yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan dan ditutup pada Jumat 22 Mei 2026 Malam.
Dari 12 finalis yang di seleksi melewati beberapa pertanyaan dari tiga tim juri yang terpilih top 6 besar hingga di seleksi lagi menjadi top tiga besar putra dan putri sehingga menghasilkan dua peserta terbaik yang dinobatkan sebagai Tan Monj Pert Numbay 2026. Dari proses seleksi yang diikuti 20 kontestan, terpilih satu pasang terbaik yang akan melanjutkan ke rangkaian kegiatan berikutnya, termasuk agenda promosi pada berbagai event, baik di tingkat daerah maupun Nasional.
Walikota Jayapura Abisai Rollo mengatakan, ajang ini pada dasarnya digelar dua tahun sekali. Namun, berdasarkan usulan masyarakat saat pelaksanaan sebelumnya, kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan setiap Tahun.
"Ini usulan dari masyarakat, dan kami terima untuk nanti dirubah dari dua tahun sekali menjadi satu tahun sekali. Setiap tahun ada kegiatan Tan Monj, supaya kita bisa mencari kader-kader baru dari anak-anak kita yang ada di Port Numbay," ujarnya.
Ia menjelaskan, ajang Tan Monj tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak dari 10 kampung adat Port Numbay, tetapi juga terbuka bagi seluruh anak muda di Kota Jayapura. Menurutnya, peserta terbaik nantinya akan dipersiapkan untuk tampil dalam berbagai agenda promosi daerah.
"Tahun 2026 ini yang terpilih terbaik adalah anak asli dari Yoka dan Nafri. Mereka akan mengikuti proses selanjutnya sampai ke event-event nasional,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan seluruh jajaran yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang ini perlu terus dilaksanakan setiap tahun agar dapat melahirkan generasi muda Port Numbay yang lebih baik dan siap berkiprah di berbagai bidang.
Abisai Rollo juga menilai, banyak peserta yang mengikuti ajang ini memiliki potensi besar, termasuk untuk melanjutkan pendidikan dan meniti karier di berbagai profesi.
“Harapan saya, anak-anak yang belum lolos tetap semangat. Yang belum berhasil bukan berarti gagal, tetapi sukses yang tertunda. Tahun depan masih ada kesempatan lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan kegiatan seperti ini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi dan percaya diri dalam membawa nama baik Kota Jayapura.


0 Komentar