Syukuran Wisudawan UNCEN, Kikuk Gombo Ungkap Perjuangan Kuliah dengan Mengandalkan Tuhan

 


Jayapura, Papua Terbit – Rasa syukur menyelimuti Kikuk Gombo dan Runin Narek setelah berhasil menyelesaikan pendidikan di Universitas Cenderawasih (UNCEN). Keduanya merupakan bagian dari wisudawan Program Sarjana pada Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode II Tahun 2026 yang digelar UNCEN di Jayapura, Kamis (21/5/2026).

Sebagai bentuk ungkapan syukur atas keberhasilan tersebut, Badan Pengurus Mahasiswa Distrik Gilubandu-Telenggeme (IPMD-GT) dan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kembu (IPPMK) Kota Studi Jayapura menggelar acara syukuran bagi kedua wisudawan.

Kikuk Gombo, lulusan Fakultas Hukum UNCEN, mengungkapkan bahwa perjalanan menempuh pendidikan tinggi bersama rekannya, Runin Narek yang selalu tetap mengandalkan Tuhan dalam hidupnya.

 di kawasan Holtekamp, belakang Kantor KPU,Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Menurut Kikuk, berbagai keterbatasan ekonomi dan kondisi tempat tinggal yang sederhana sering mengandalkan air hujan untuk kebutuhan memasak dan minum karena keterbatasan akses air bersih. Selain itu, lokasi tempat tinggal mereka juga kerap terdampak banjir saat musim hujan.

"Kami hanya mengandalkan air hujan, untuk membiayai kuliah, saya bekerja sebagai buruh. Itu yang membantu saya memenuhi kebutuhan selama menjalani pendidikan di uncen," ujar Kikuk.

Ia menuturkan, perjalanan kuliahnya dimulai pada 2019 di Manado. Namun, karena situasi yang terjadi saat itu, ia terpaksa kembali ke Jayapura dan melanjutkan studi di UNCEN pada 2020. Berbagai tantangan yang dihadapi membuat masa studinya yang seharusnya dapat ditempuh dalam empat tahun menjadi enam tahun.

"Kami mengalami berbagai persoalan selama proses perkuliahan sehingga masa studi yang seharusnya empat tahun bertambah menjadi enam tahun. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi kami," katanya.

Kikuk juga berpesan kepada mahasiswa yang masih menjalani perkuliahan agar memiliki tujuan yang jelas dan fokus menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

"Datanglah untuk kuliah dengan tujuan yang jelas. Jangan sampai terpengaruh oleh hal-hal yang membuat proses studi menjadi lebih lama. Pengalaman kami bisa menjadi pembelajaran bagi adik-adik mahasiswa," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga, senior, kerabat, dan berbagai pihak yang telah memberikan dukungan moral maupun material selama masa perkuliahan.

"Kami sangat bersyukur atas semua bantuan dan dukungan yang diberikan. Terima kasih kepada keluarga, senior, dan semua pihak yang telah membantu hingga kami bisa menyelesaikan pendidikan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Runin Narek turut mengajak mahasiswa Papua untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Menurutnya, generasi muda Papua memiliki tanggung jawab besar sebagai calon pemimpin masa depan.

"Adik-adik yang masih kuliah harus tetap semangat dan fokus. Usahakan menyelesaikan kuliah tepat waktu agar dapat memberikan kontribusi lebih cepat bagi Papua,” katanya.

Setelah resmi menyandang gelar sarjana, kedua wisudawan berharap dapat segera memasuki dunia kerja dan mengabdikan ilmu yang telah diperoleh untuk mendukung pembangunan Papua.

“Kelulusan ini bukan akhir dari perjalanan kami. Tahap berikutnya adalah mencari pekerjaan dan mengembangkan diri agar dapat berkontribusi bagi Papua maupun daerah lainnya,” tutupnya.

Posting Komentar

0 Komentar