Lembaga Penelitian dan Konsultan Jerry Aronggear Dorong Situs Sejarah,Air Panas dan Kapal Pesiar Masuk RIPPDA

 

Ketua Lembaga Penelitian dan Konsultan Yayasan Bahtera Pariwisata Indonesia, Jerry Arongger, mengatakan pihaknya mendorong sejumlah potensi wisata sebagai situs  sejarah di Kota Jayapura, pemandian air panas maupun kapal pesiar yang berlabuh di laut kota Jayapura di harapkan masuk dalam  penyusunan laporan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA)

Hal ini di sampaikan Jerry Aronggear di seminarAkhir penyusunan laporan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA),di salah satu hotel kota Jayapura,Jumat(4/9/26)

Salah satunya situs peninggalan tentara Jepang di kawasan Kayu Batu. Di lokasi tersebut, menurut Jerry, masih ditemukan tengkorak dan tulang yang disebut sebagai peninggalan tentara Jepang.

"Situs peninggalan tengkorak di Kayu Batu, kebetulan kemarin baru ke sana juga. Tengkorak dan tulang-tulang masih ada sampai saat ini,"kata Jerry.

Ia juga menyebut adanya pemandian air panas di Kampung Nafri yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat. Menurutnya, lokasi tersebut berada tidak jauh dari akses jalan.

"Selama ini kita tau di kampung mosso tapi sekarang sudah ada di kampung Nafri,"saya juga sudah mandi dan berendam di situ,"terangnya

Dorong Wisatawan Kapal Pesiar Tinggal Lebih Lama

Jerry juga menyoroti posisi Kota Jayapura sebagai kawasan transit bagi wisatawan, termasuk wisatawan asing yang datang menggunakan kapal pesiar.

"Jadi satu tahun ada 1000 lebih wisatawan asing,tetapi mereka menjadikan kota Jayapura sebagai transit dan mereka lebih mengarah ke arah kabupaten Jayapura,"ujarnya

Menurutnya, wisatawan kapal pesiar yang masuk ke wilayah Jayapura masih banyak yang menjadikan kota tersebut hanya sebagai titik transit sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah lain.

Melalui RIPPDA, pihaknya mendorong agar wisatawan tidak hanya singgah, tetapi dapat tinggal lebih lama di Kota Jayapura.

"Dengan RIPPDA ini kami sudah memasukkan beberapa usulan bagaimana membuat mereka bisa stay di sini lebih lama. Kemudian spending money mereka lebih besar,kita juga sudah kordinasi dengan Himpunan Pariwisata "ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Jerry mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) terkait pengembangan wisata berbasis kampung.

Ia menilai kesiapan kampung menjadi salah satu faktor penting untuk menarik wisatawan menikmati destinasi lokal.

"Yang penting kampung-kampung yang ada di sekitar Jayapura ini siap,” katanya.

Ia menambahkan, dengan penyusunan RIPPDA tersebut, pemerintah daerah diharapkan memiliki peta jalan yang lebih jelas dalam menentukan destinasi prioritas, memperkuat promosi, mengembangkan kampung wisata serta meningkatkan keterlibatan masyarakat lokal dalam industri pariwisata.

Posting Komentar

0 Komentar