Jayapura, Papua Terbit, -PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jayapura menyiagakan sejumlah armada untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa angkutan mudik Lebaran 2026. Secara nasional, Pelni mengoperasikan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.
Kepala Cabang Pelni Jayapura, Nurul Azhar, mengatakan pihaknya telah menyiapkan lima kapal penumpang dan tiga kapal perintis yang akan melayani rute Pelabuhan Jayapura selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
"Jadi lima kapal penumpang dan tiga kapal perintis, itu armada yang telah disiapkan oleh Pelni," ujarnya.
Nurul menjelaskan, sebelum puncak arus Lebaran, tiga kapal penumpang dijadwalkan melayani penumpang dari Jayapura, yakni KM Sinabung pada 11 Maret, KM Gunung Dempo pada 13 Maret, serta KM Ciremai pada 16 Maret 2026.
Menurutnya, tiga jadwal keberangkatan tersebut diperkirakan menjadi puncak arus penumpang di Pelabuhan Jayapura dengan estimasi jumlah penumpang mencapai sekitar 4.000 hingga 5.000 orang.
"Itulah tanggal puncak angkutan lebaran di pelabuhan Jayapura,estimasi kemungkinan untuk tiga kapal tersebut 4.000 hingga 5.000 penumpang,"terangnya
Nurul menambahkan, setiap menjelang hari besar keagamaan, seluruh kapal Pelni wajib menjalani pemeriksaan kelayakan atau ramp check oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia guna memastikan aspek keselamatan pelayaran tetap terjamin.
Selain itu, Pelni juga memberikan potongan harga tiket sebesar 30 persen untuk keberangkatan kapal pada periode 11 Maret hingga 5 April 2026.
"Untuk jadwal keberangkatan dari Jayapura, kapal yang melayani antara lain KM Sinabung dan KM Gunung Dempo," tuturnya.
Selama bulan suci Ramadan, Pelni juga menyiapkan layanan khusus bagi penumpang yang menjalankan ibadah puasa. Penumpang akan mendapatkan fasilitas makan sahur dan berbuka puasa yang ditandai dengan cap khusus pada tiket.
"Untuk makan sahur dan buka puasa tiket akan diberikan tanda dan capnya sendiri," tambahnya.
Selain makan sahur dan buka puasa, penumpang juga dapat menikmati berbagai fasilitas di atas kapal seperti mini teater, mushola, kafe, hingga layanan Wi-Fi.
Pelni Jayapura turut mengimbau seluruh penumpang untuk mematuhi aturan pelayaran, termasuk tidak membawa barang-barang terlarang seperti bahan mudah terbakar, satwa yang dilindungi, maupun senjata tajam, demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.
Terkait fasilitas tempat tidur di kapal, manajemen Pelni menegaskan bahwa seluruh tempat tidur merupakan fasilitas gratis bagi penumpang yang memiliki tiket resmi.
"Semua tempat tidur di kapal adalah fasilitas gratis bagi pemegang tiket resmi. Jika ada oknum yang meminta biaya tambahan, segera laporkan kepada petugas atau kantor Pelni agar dapat ditindak tegas," pungkasnya.(Epen Ketaren)

0 Komentar