BNI Rayakan Perjalanan Bersama Masyarakat Lewat wondrfest Papua

 


Jayapura, Papua Terbit,-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memasuki usia 80 tahun sebagai bank nasional pertama milik negara. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada 5 Juli 2026, BNI mengusung tema 'Swadharma Bhakti Nagara' sebagai refleksi atas semangat pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia.

HUT ke-80 BNI tidak hanya menjadi perayaan atas perjalanan Perseroan selama delapan dekade, tetapi juga menjadi momentum untuk merayakan masyarakat Indonesia yang selama ini terus tumbuh, bergerak, dan melangkah bersama BNI di berbagai fase kehidupan.

Di wilayah 16, semangat tersebut diwujudkan melalui wondrfest Papua yang digelar di Jayapura pada Sabtu,11 Juli 2026. Melalui kegiatan ini, BNI ingin menghadirkan manfaat yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat makna pengabdian yang hidup dalam keseharian masyarakat Indonesia.

Kegiatan wondrfest Papua diikuti oleh nasabah, mitra usaha, pelaku UMKM, masyarakat umum, pegawai BNI beserta keluarga. Kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas, antara lain funwalk, Festival UMKM & Artis Performance yang dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat kedekatan BNI dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.

Sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-80 BNI, kegiatan tersebut juga dikaitkan dengan berbagai program apresiasi bagi masyarakat dan nasabah, termasuk semangat promo 'Terus Ada, Ada Terus' yang menjadi salah satu cara BNI menghadirkan manfaat secara lebih dekat, relevan, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-80 BNI, kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam mendukung peningkatan awareness dan bisnis BNI di Wilayah 16 Tanah Papua.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Treasury & International Banking Abu Santosa Sudradjat bersama jajaran manajemen. Kehadiran jajaran BNI bersama nasabah, mitra usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi wujud kolaborasi dalam memperluas dampak positif kegiatan HUT ke-80 BNI di wilayah 16 Tanah Papua.

‘’Perjalanan BNI selama 80 tahun tidak pernah berdiri sendiri. Di setiap langkah pengabdian BNI kepada negeri, selalu ada masyarakat Indonesia yang tumbuh, berjuang, bermimpi, dan melangkah bersama,’’ ujar Abu Santosa Sudradjat.

Lebih dari sekadar peringatan ulang tahun, momentum HUT ke-80 BNI menjadi refleksi atas hubungan dua arah antara BNI dan masyarakat Indonesia. BNI hadir bukan hanya untuk melayani kebutuhan finansial, tetapi juga untuk menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dalam membangun usaha, mengejar pendidikan, merencanakan masa depan, mengembangkan potensi daerah, hingga memperluas akses terhadap layanan keuangan.

RCEO BNI Wilayah 16, Jolly James Jantje Sondakh mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran BNI di tengah masyarakat. Menurutnya, pengabdian BNI tidak hanya diwujudkan melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah.

Di wilayah 16, semangat tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan, pendampingan pelaku usaha, digitalisasi transaksi, perluasan akses keuangan, serta berbagai program yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya BNI untuk menjadikan peringatan HUT ke-80 tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat 'Melayani Sepenuh Hati', BNI terus memperkuat inovasi layanan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui wondr by BNI, BNIdirect, jaringan kantor cabang, serta Agen46 yang tersebar di berbagai daerah, BNI berupaya menghadirkan layanan keuangan yang mudah, aman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

BNI juga terus beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan nasabah lintas generasi. Perseroan hadir untuk mendukung berbagai kebutuhan finansial masyarakat, mulai dari pendidikan, pekerjaan, usaha, investasi, transaksi harian, hingga perencanaan masa depan.

Sejak berdiri pada 5 Juli 1946, BNI memiliki peran historis dalam perjalanan perekonomian Indonesia. Sebagai bank pertama yang dimiliki Republik Indonesia, BNI turut menjadi bagian penting dalam membangun fondasi kedaulatan ekonomi bangsa, termasuk melalui perannya dalam penerbitan ORI atau Oeang Republik Indonesia.

Dalam perjalanannya, BNI terus berkembang mengikuti dinamika masyarakat dan perekonomian nasional. Namun, di balik berbagai perubahan zaman, satu hal yang tetap menjadi fondasi BNI adalah komitmen untuk mengabdi kepada negeri dan tumbuh bersama masyarakat Indonesia.

“Dengan pengalaman, kepercayaan, dan dukungan masyarakat selama delapan dekade, BNI berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan nasional, penggerak pertumbuhan ekonomi, serta sahabat masyarakat dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik,” kata Jolly. (Redaksi)

Posting Komentar

0 Komentar